IKHSO Ambon Keluhkan Lambatnya Respons Lantamal IX Terkait Permintaan Audiensi soal Ilegal Fishing

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon| Maluku.newsline.id — Surat permintaan audiensi yang diajukan pemuda dan mahasiswa asal Kepulauan Roma melalui organisasi Ikatan Keluarga Hila Solath Oirleli (IKHSO) Ambon ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Maluku menjadi sorotan publik setelah lebih dari tiga minggu tidak mendapat jawaban.

Surat tersebut dikirim pada 8 November 2025 dengan tujuan meminta pertemuan bersama pejabat Lantamal IX untuk membahas maraknya praktik illegal fishing di wilayah perairan Kepulauan Roma, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Persoalan ini dinilai penting mengingat kewenangan TNI AL dalam penegakan hukum di laut sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah menjadi UU Nomor 45 Tahun 2009.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum IKHSO Ambon, Melris Salmanu, mengungkapkan kekecewaannya atas tidak adanya tanggapan dari Lantamal IX hingga saat ini.

“Kami sudah kirim surat sejak tanggal 8 November. Sudah lebih dari tiga minggu, tapi belum ada jawaban apa-apa. Kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya kepada Maluku.newline.id, Minggu (30/11/2025).

Melris menegaskan permintaan audiensi tersebut bertujuan mencari kejelasan dan solusi atas persoalan illegal fishing yang berdampak langsung pada masyarakat setempat.

“Kami berharap ada tindak lanjut Yang  cepat dan jelas dari Lantamal IX. Karna kami hanya ingin kejelasan dan solusi atas masalah yang Masyarakat Pulau Roma hadapi,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa IKHSO Ambon akan terus mengawal persoalan ini hingga mereka mendapat kepastian dari pihak Lantamal.

“Kami tetap liat masalah ini sampai selesai. Mungkin ilegal fishing masih terus terjadi sekarang, maka itu kami akan ke Lantamal lagi untuk menanyakan surat itu,” tegas Melris.

Kasus ini kembali menyoroti lambannya respons sejumlah instansi pemerintah dalam menindaklanjuti permintaan masyarakat, khususnya terkait pelayanan publik dan persoalan yang menyangkut kepentingan wilayah terpencil.

Hingga berita ini diturunkan, Lantamal IX Maluku belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan audiensi tersebut. IKHSO Ambon berharap pihak Lantamal dapat memberikan perhatian yang lebih serius dan responsif terhadap aspirasi masyarakat Kepulauan Roma.
(KB-AMBON )

Penulis : Melris Salmanu

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III
Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda
Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
GMKI Lantik, Fredy Leiwakabessy Pimpin Panitia Kongres GMKI ke-XL di Ambon
PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 
Konfercab XIV Tetapkan Eston Halamury Dan Dadang Rettob Nahkodai GMNI Ambon
P3MS Desak Polda Maluku Usut Tuntas Akun Pengancam Warga Samasuru
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIT

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:51 WIT

Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIT

Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIT

PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 

Berita Terbaru