Ambon| Maluku.newsline.id — Surat permintaan audiensi yang diajukan pemuda dan mahasiswa asal Kepulauan Roma melalui organisasi Ikatan Keluarga Hila Solath Oirleli (IKHSO) Ambon ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Maluku menjadi sorotan publik setelah lebih dari tiga minggu tidak mendapat jawaban.
Surat tersebut dikirim pada 8 November 2025 dengan tujuan meminta pertemuan bersama pejabat Lantamal IX untuk membahas maraknya praktik illegal fishing di wilayah perairan Kepulauan Roma, Kabupaten Maluku Barat Daya.
Persoalan ini dinilai penting mengingat kewenangan TNI AL dalam penegakan hukum di laut sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah menjadi UU Nomor 45 Tahun 2009.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum IKHSO Ambon, Melris Salmanu, mengungkapkan kekecewaannya atas tidak adanya tanggapan dari Lantamal IX hingga saat ini.
“Kami sudah kirim surat sejak tanggal 8 November. Sudah lebih dari tiga minggu, tapi belum ada jawaban apa-apa. Kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya kepada Maluku.newline.id, Minggu (30/11/2025).
Melris menegaskan permintaan audiensi tersebut bertujuan mencari kejelasan dan solusi atas persoalan illegal fishing yang berdampak langsung pada masyarakat setempat.
“Kami berharap ada tindak lanjut Yang cepat dan jelas dari Lantamal IX. Karna kami hanya ingin kejelasan dan solusi atas masalah yang Masyarakat Pulau Roma hadapi,” tambahnya.
Ia juga memastikan bahwa IKHSO Ambon akan terus mengawal persoalan ini hingga mereka mendapat kepastian dari pihak Lantamal.
“Kami tetap liat masalah ini sampai selesai. Mungkin ilegal fishing masih terus terjadi sekarang, maka itu kami akan ke Lantamal lagi untuk menanyakan surat itu,” tegas Melris.
Kasus ini kembali menyoroti lambannya respons sejumlah instansi pemerintah dalam menindaklanjuti permintaan masyarakat, khususnya terkait pelayanan publik dan persoalan yang menyangkut kepentingan wilayah terpencil.
Hingga berita ini diturunkan, Lantamal IX Maluku belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan audiensi tersebut. IKHSO Ambon berharap pihak Lantamal dapat memberikan perhatian yang lebih serius dan responsif terhadap aspirasi masyarakat Kepulauan Roma.
(KB-AMBON )
Penulis : Melris Salmanu
Editor : Eston Halamury










