Cahaya Baru di Bank Maluku–Maluku Utara: Kiprah Maichel Papilaya

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | maluku.newsline.id—13 November 2025.Tidak ada perjalanan yang mudah bagi mereka yang memilih untuk berjalan jujur.
Bagi Maichel Papilaya, setiap batu sandungan dalam hidup justru menjadi ruang untuk belajar bertahan dan menemukan arah baru.
Ia tumbuh dari kesederhanaan, dibentuk oleh kegigihan, dan kini berdiri di tempat yang pernah hanya ada dalam mimpinya.

Lahir di Itawaka, Saparua, Maluku Tengah, pada 17 Mei 1980, Maichel tumbuh dalam keluarga sederhana di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi kerja keras dan rasa hormat.
Kisah hidupnya bukan kisah yang berawal dari kenyamanan ia pernah menjadi tukang ojek, pernah gagal dalam peruntungan politik, dan sempat berada di titik terendah.
Namun, ia tidak berhenti di sana.
Setiap kegagalan dijadikannya bahan bakar untuk menyalakan kembali semangat, hingga langkahnya membuahkan hasil yang nyata.

Pada 12 November 2025, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Jakarta, Maichel resmi dipercaya sebagai Komisaris Bank Maluku-Maluku Utara.Sebuah perjalanan yang tidak hanya menandai keberhasilan pribadi, tetapi juga menjadi cermin dari nilai ketekunan dan konsistensi yang jarang dimiliki di masa kini.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKTIVIS YANG TAK PERNAH LELAH BELAJAR

Jejak Maichel bermula di kampus Universitas Pattimura Ambon, tempat ia menempuh studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.Tahun 1999, ia bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon, dan pernah dipercaya sebagai Sekretaris Komisariat.
Dari organisasi inilah ia belajar tentang arti pelayanan dan komitmen tanpa pamrih.

Selepas masa kuliah, aktivitasnya berlanjut di organisasi kepemudaan seperti KNPI dan GAMKI, tempat ia memperluas jaringan dan mengasah kepekaan sosial.Ketika semangat politik lokal bergeliat pasca reformasi, Maichel ikut bergabung dalam Partai Gerindra sejak 2009.Ia bukan sosok yang mudah menyerah meski belum berhasil menembus parlemen, kesetiaannya pada nilai dan perjuangan politiknya tidak pernah surut.

Pada 2019, ketika Hendrik Lewerissa terpilih menjadi anggota DPR RI, Maichel berperan sebagai Tenaga Ahli DPR RI di daerah pemilihan.Ia lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan, mendengar dan menampung aspirasi masyarakat, daripada bekerja di balik meja.Lima tahun masa pengabdiannya membentuk pemahaman baru tentang arti kepemimpinan yang sederhana namun berdampak.

PENUGASAN BARU DAN TANGGUNG JAWAB BESAR

Perjalanan panjang itu akhirnya mengantarkan Maichel ke babak baru.
Melalui hasil uji kelayakan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ia ditetapkan sebagai salah satu pengurus baru di jajaran Bank Maluku-Maluku Utarasebuah lembaga keuangan daerah yang terus memperkuat kinerja dan transparansi.

Dalam RUPS LB di Ternate yang digelar pada 21 Maret 2025, para pemegang saham sepakat menetapkan tiga nama baru:

Ichwansebagai Komisaris Independen, Maichel Papilaya sebagai Komisaris, dan Ingrid Maureen Sahusilawane sebagai Direktur Umum.
Rapat tersebut dipimpin oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa selaku Pemegang Saham Pengendali, memastikan proses berjalan sesuai regulasi dan prinsip tata kelola yang baik.

Bagi Maichel, jabatan baru ini bukan sekadar pencapaian, melainkan bentuk tanggung jawab.Ia membawa pengalaman panjangnya di lapangan ke ruang pengawasan lembaga keuangan daerah sebuah amanah yang menuntut ketegasan, transparansi, dan integritas.

JEJAK YANG MENINGGALKAN CAHAYA

Kisah Maichel Papilaya adalah kisah tentang daya tahan dan kesetiaan pada proses. Ia tidak menempuh jalan pintas, dan tidak pernah tergoda oleh jalan yang mudah, Setiap langkahnya ditempa oleh waktu dan pengalaman, hingga membentuk pribadi yang matang dan siap dipercaya.

Dari kampung kecil di Saparua hingga ke ruang rapat Bank Maluku-Malut, perjalanannya menjadi contoh bahwa keberhasilan bukan sekadar hasil dari peluang, tetapi dari kesungguhan untuk tetap berdiri ketika banyak orang memilih berhent. Maichel Papilaya menapaki jalannya dengan tenang, membawa nilai-nilai yang ia pelajari dari masa mudanya: kerja keras, ketulusan, dan kesetiaan pada panggilan tugas.
(KB – AMBON)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit
Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Narapolis Institute: Karhutla dan Kabut Asap Ancam Ketahanan Pangan dan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Siapkan Mitigasi Ekonomi
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIT

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:16 WIT

KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Berita Terbaru