Ambon | Maluku.Newsline.id – Seorang mahasiswa asal Kecamatan Fena Fafan, Desa Uneth, Kabupaten Buru Selatan, Ongen Hukunala, melakukan pertemuan dengan Wakil Kepala Cabang Asman Jaringan UP3 Ambon untuk membahas kondisi aliran listrik di desanya.
Pertemuan ini berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di kantor PT. PLN (Persero) Area Ambon dengan tujuan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi masyarakat Desa Uneth dan Waeraman terkait layanan listrik.
Dalam pertemuan tersebut Ongen memaparkan kondisi jalan di jalur 18 yang sangat rawan dan sulit dilalui, sehingga berdampak langsung pada jaringan listrik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kondisi jalan yang buruk membuat jaringan listrik sering terganggu, dan petugas PLN kesulitan melakukan pengecekan dan perbaikan saat terjadi pemadaman listrik,” ujar Ongen.
Untuk itu, ia mengusulkan alternatif jalur aliran listrik, yaitu melalui jalur Desa Mengswaen atau jalur Desa Turukat ke Desa Waeraman hingga ke Desa Uneth.
Asman Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Ambon, Mathijs Pariama, merespons positif usulan tersebut.
“Alternatif yang paling memungkinkan adalah pengalihan jalur listrik dari Desa Turukat ke Desa Waeraman dan dilanjutkan ke Desa Uneth.
Namun, untuk merealisasikan rencana ini, dibutuhkan sekitar 200 tiang listrik sebagai penunjang jaringan baru,” kata Mathijs.
Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap pengajuan ke pusat berdasarkan hasil survei dan data yang telah dikumpulkan.
Diharapkan dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan, program ini dapat direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Waeraman dan Desa Uneth. (*)
Penulis : Eston Halamury










