46 Dokter Baru Unpatti Dilantik, Tegaskan Komitmen Siap Layani Masyarakat

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON | Maluku.Newline.id — Sebanyak 46 dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) resmi diambil sumpah dan dilantik pada Rabu, 22 Oktober 2025, dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Presisi Polda Maluku, Ambon.

Pelantikan ini merupakan bagian dari Angkatan XXXVI Periode Oktober 2025, menandai lahirnya generasi tenaga medis baru yang siap berkontribusi bagi dunia kesehatan, khususnya di wilayah Maluku dan Indonesia bagian timur.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D, yang sekaligus memimpin prosesi pengambilan sumpah profesi dokter. Dalam sambutannya, dr. Farah menekankan pentingnya menjaga integritas, empati, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan profesi kedokteran.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc, serta Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, yang memberikan dukungan moral kepada para dokter baru. Kehadiran pejabat kampus dan pemerintah daerah menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mencetak tenaga medis berkualitas.

Dalam sambutannya, Prof. Malle menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan penuh dedikasi di tengah tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks. Ia juga mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan bukan sekadar formalitas, tetapi janji moral yang akan diuji dalam praktik nyata di lapangan.

Sementara itu, Sekda Maluku Sadali Ie menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku sangat membutuhkan kehadiran dokter-dokter muda untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan pulau-pulau kecil. Ia berharap lulusan Unpatti dapat berperan aktif dalam pemerataan tenaga medis di wilayah Maluku.

Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, dr. Farah Noya, juga menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para mahasiswa yang kini resmi menyandang gelar dokter. Menurutnya, proses pendidikan kedokteran bukan hanya tentang ilmu medis, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan etika profesional.

Ia menambahkan, Fakultas Kedokteran Unpatti akan terus meningkatkan mutu pendidikan dengan memperluas kerja sama bersama rumah sakit dan institusi kesehatan lain, baik di tingkat lokal maupun nasional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan agar mampu bersaing dan berkontribusi secara optimal.

Suasana haru menyelimuti Gedung Presisi Polda Maluku ketika para dokter baru mengucapkan sumpah profesi. Keluarga dan kerabat yang hadir turut meneteskan air mata bahagia melihat perjuangan panjang mereka akhirnya terbayar lunas.

Beberapa lulusan mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan dapat menjadi bagian dari Fakultas Kedokteran Unpatti. Mereka berkomitmen untuk mengabdikan diri di berbagai pelosok negeri, membawa nama baik almamater serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Upacara pelantikan diakhiri dengan prosesi penyerahan dokumen kelulusan dan foto bersama antara para dokter baru dengan pimpinan universitas dan tamu undangan. Momen ini menjadi simbol awal perjalanan baru bagi mereka dalam menjalankan amanah profesi mulia tersebut.

Dengan dilantiknya 46 dokter baru ini, Unpatti kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak tenaga medis berkualitas dan berintegritas tinggi untuk kemajuan dunia kesehatan Indonesia.(Lkbs)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAKN Ambon Wisuda 97 Lulusan, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing
Mahasiswa Hukum Bantah Isu Keterlibatan Istri Bupati dalam Pemerintahan SBB
Pattimura Ambon Resmi Layani Rute Baru Batik Air ke Nabire, Perkuat Konektivitas Maluku–Papua Tengah
Ambon Naik Peringkat, Kini Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Aksi GMNI Ambon: Kejati Maluku Diminta Serius Tangani Dugaan Korupsi PT Kalwedo
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:19 WIT

IAKN Ambon Wisuda 97 Lulusan, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing

Kamis, 23 April 2026 - 21:31 WIT

Mahasiswa Hukum Bantah Isu Keterlibatan Istri Bupati dalam Pemerintahan SBB

Kamis, 23 April 2026 - 20:53 WIT

Pattimura Ambon Resmi Layani Rute Baru Batik Air ke Nabire, Perkuat Konektivitas Maluku–Papua Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 08:14 WIT

Ambon Naik Peringkat, Kini Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terbaru