Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian bersama Victor Adam Parera dan kedua orang tuanya di kediaman mereka. Foto: Facebook, Trisia Parera.

Pihak kepolisian bersama Victor Adam Parera dan kedua orang tuanya di kediaman mereka. Foto: Facebook, Trisia Parera.

Ambon | Maluku.Newsline.id – Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan salah tangkap yang dialami Victor Adam Parera, senin (13/04/2026) disampaikan pihak keluarga melalui media sosial pada Kamis (16/4/2026).

Maluku Newsline 20260417 074955 0000
Unggulan salah satu keluarga korban, Trisia Parera. Foto: Facebook, Trisia Parera.

Dalam keterangannya, keluarga menyebut pihak kepolisian telah mendatangi kediaman mereka dan bertemu langsung dengan orang tua serta Victor Parera. Pertemuan tersebut diungkapkan berlangsung pada hari yang sama.

“Kepolisian secara resmi telah meminta maaf atas tindakan yang dilakukan terhadap adik kami dan menyatakan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga selesai,” tulis pihak keluarga, Trisia Parera, dalam unggahan di Facebook.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga berharap proses penanganan perkara ini dapat dilakukan secara tepat, profesional, dan transparan. Mereka menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memulihkan nama baik Victor Parera secara menyeluruh.

“Kami ingin nama baik adik kami benar-benar dibersihkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihak keluarga juga menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus hingga mencapai penyelesaian akhir. Mereka berjanji akan memberikan klarifikasi lanjutan kepada publik setelah proses hukum dinyatakan tuntas.

Selain itu, keluarga menyinggung kemungkinan penghapusan unggahan yang telah viral di media sosial, dengan syarat pihak-pihak yang dinilai telah mencemarkan nama baik Victor Parera bersedia bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan, baik materiil maupun immateriil.

Publik pertanyaan sikap resmi institusi

Ironisnya, di tengah perkembangan kasus tersebut, publik justru mempertanyakan mengapa klarifikasi resmi belum disampaikan langsung oleh pihak kepolisian. Sejumlah warganet menilai, dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum seharusnya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Kebingungan pun mencuat di berbagai platform media sosial. Publik menilai penyampaian informasi yang hanya berasal dari pihak keluarga membuat ruang tafsir semakin luas, sementara penjelasan resmi dari institusi yang berwenang belum terdengar secara terbuka.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus. Sejumlah warga berharap kepolisian segera menyampaikan klarifikasi komprehensif agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah narasi dugaan salah tangkap menyebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Hingga kini, proses penanganan kasus masih terus berlangsung.

Penulis : KB Ambon

Editor : KB Ambon

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur
Tiga Tuntutan Urgent Masyarakat Adat Manusela
Aksi Masyarakat Adat Manusela bertajuk “September Hitam: Suara dari Tanah Terakhir”
Pemuda Negeri Seti Minta Kapolsek Wahai Tindak Tegas Oknum Pembakar Hutan
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:21 WIT

Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:04 WIT

Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIT

11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:23 WIT

Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur

Berita Terbaru