Ambon | Maluku.Newsline.id – Perkembangan terbaru terkait kasus dugaan salah tangkap yang dialami Victor Adam Parera, senin (13/04/2026) disampaikan pihak keluarga melalui media sosial pada Kamis (16/4/2026).

Dalam keterangannya, keluarga menyebut pihak kepolisian telah mendatangi kediaman mereka dan bertemu langsung dengan orang tua serta Victor Parera. Pertemuan tersebut diungkapkan berlangsung pada hari yang sama.
“Kepolisian secara resmi telah meminta maaf atas tindakan yang dilakukan terhadap adik kami dan menyatakan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini hingga selesai,” tulis pihak keluarga, Trisia Parera, dalam unggahan di Facebook.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluarga berharap proses penanganan perkara ini dapat dilakukan secara tepat, profesional, dan transparan. Mereka menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memulihkan nama baik Victor Parera secara menyeluruh.
“Kami ingin nama baik adik kami benar-benar dibersihkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak keluarga juga menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus hingga mencapai penyelesaian akhir. Mereka berjanji akan memberikan klarifikasi lanjutan kepada publik setelah proses hukum dinyatakan tuntas.
Selain itu, keluarga menyinggung kemungkinan penghapusan unggahan yang telah viral di media sosial, dengan syarat pihak-pihak yang dinilai telah mencemarkan nama baik Victor Parera bersedia bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan, baik materiil maupun immateriil.
Publik pertanyaan sikap resmi institusi
Ironisnya, di tengah perkembangan kasus tersebut, publik justru mempertanyakan mengapa klarifikasi resmi belum disampaikan langsung oleh pihak kepolisian. Sejumlah warganet menilai, dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum seharusnya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab memberikan penjelasan kepada masyarakat.
Kebingungan pun mencuat di berbagai platform media sosial. Publik menilai penyampaian informasi yang hanya berasal dari pihak keluarga membuat ruang tafsir semakin luas, sementara penjelasan resmi dari institusi yang berwenang belum terdengar secara terbuka.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan transparansi dan akuntabilitas penanganan kasus. Sejumlah warga berharap kepolisian segera menyampaikan klarifikasi komprehensif agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah narasi dugaan salah tangkap menyebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Hingga kini, proses penanganan kasus masih terus berlangsung.
Penulis : KB Ambon
Editor : KB Ambon










