HIPPMMAH Ambon Rayakan Dies Natalis ke-13, Teguhkan Budaya Hnyoli–Lyeta untuk Generasi Emas Luang Sermata

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id — Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mdona Hyera (HIPPMMAH) Ambon merayakan Dies Natalis ke-13 tahun,perayaan yang berlangsung di Aula A PGSD Universitas Pattimura (Unpatti), Rabu (28/1/2026), pukul 18.00 WIT. Perayaan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Budaya Hnyoli–Lyeta sebagai Pijar Pembangunan Generasi Emas Luang Sermata.”

Perayaan Dies Natalis HIPPMMAH Ambon berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kental dengan nuansa budaya sebagai bentuk peneguhan identitas daerah. Dalam rangkaian acara,Mereka menampilkan tarian adat dari daerah asal sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan sekaligus upaya pelestarian budaya lokal.

Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dan kolaborasi lintas organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Sejumlah organisasi paguyuban se-Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) serta organisasi mahasiswa lainnya turut hadir dan berpartisipasi dalam perayaan tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Organisasi yang hadir di antaranya Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD), Gerakan Membangun Bumi Kalwedo (GMBK) Cabang Ambon, Gerakan Mahasiswa Letty (GML), Ikatan Keluarga Hila, Solath, Oirleli (IKHSO), Himpunan Mahasiswa Lakor (HML), Perhimpunan Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Damer (P3MD), Persekutuan Mahasiswa Asal Pulau Kisar (PMAPK), serta Mahasiswa Hindu Kota Ambon.

Ketua umum HIPPMMAH-ambon, Evan Kay, dalam Pesan dan kesanya,menegaskan bahwa perjalanan 13 tahun sebuah organisasi bukanlah hal yang mudah, melainkan proses panjang yang menuntut komitmen dan konsistensi seluruh anggotanya.

Momentum peringatan Dies Natalis ke-13 HIPPMMAH Ambon, Evan menyampaikan bahwa eksistensi organisasi hingga saat ini merupakan hasil dari ikatan kekeluargaan, solidaritas, serta tanggung jawab kolektif seluruh civitas organisasi.

“Yang perlu kita ketahui bersama, usia 13 tahun bagi sebuah organisasi bukan perjalanan singkat. Ini adalah perjalanan panjang yang harus terus dijaga dan dirawat agar persekutuan ini tetap hidup dan bermakna,” ujar Evan.

Ia menjelaskan, HIPPMMAH berdiri atas dasar nilai kekeluargaan dan solidaritas yang kuat, serta komitmen bersama untuk menjaga persekutuan agar tetap eksis dan relevan di tengah dinamika sosial.

Menurutnya, HIPPMMAH tidak hanya berfungsi sebagai organisasi kedaerahan, tetapi juga menjadi wadah intelektual bagi pemuda, pelajar, dan mahasiswa untuk belajar berbagai hal yang tidak selalu diperoleh di bangku akademik.

“Persekutuan ini adalah ruang belajar bersama. Di sinilah karakter, kedewasaan, dan nilai-nilai saling menghargai antar umat beragama, suku, dan ras dibentuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Evan menekankan bahwa HIPPMMAH berperan penting dalam membangun keberfungsian sosial anggotanya, baik secara personal, komunitas, maupun dalam kehidupan bermasyarakat secara umum.

Pada peringatan Dies Natalis ke-13 ini, HIPPMMAH Ambon mengusung tema “Meneguhkan Budaya Hnyoli–Lyeta sebagai Pijar Pembangunan Generasi Emas Luang Sermata”. Tema tersebut, kata Evans, merupakan pesan moral dan ajakan kolektif bagi seluruh orang tua Luang Sermata di Ambon serta civitas HIPPMMAH untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama.

“Tema ini adalah peringatan serius dan nasihat bagi kita semua untuk terus memperkuat hubungan adik dan kakak, baik di internal organisasi maupun dengan pihak eksternal,” ungkapnya.

Selain itu, tema tersebut juga mengajak seluruh elemen untuk lebih proaktif dalam merespons berbagai tantangan sosial yang menghambat aktivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Kepulauan Luang Sermata dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) secara umum.

Evan juga menyinggung persoalan serius yang tengah dihadapi masyarakat di Kecamatan Mdona Hyera, khususnya di Pulau Luang dan beberapa pulau lainnya, yakni terkait permasalahan trayek kapal yang hingga kini masih menjadi perbincangan dan keluhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD) dan seluruh paguyuban se-Kabupaten MBD yang telah berpartisipasi dalam aksi demonstrasi di Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Provinsi Maluku.

“Dari aksi tersebut, kami mendapatkan respons positif dari kedua lembaga untuk mengawal permasalahan ini hingga memperoleh solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menutup sambutannya, Evan mengajak seluruh anggota HIPPMMAH untuk terus menjaga persatuan dan semangat kolektif dalam membangun organisasi dan daerah.

“Ketika kita bersatu, bukan hanya kekuatan yang tercipta, tetapi juga kisah luar biasa yang akan kita tulis bersama. Selamat Dirgahayu ke-13 HIPPMMAH Ambon,” pungkasnya.

Sejalan dengan itu,pembina (HIPPMMAH) Ambon dalam pesan dan kesanya menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-13 HIPPMMAH Ambon.Ia menegaskan bahwa organisasi tersebut telah melewati perjalanan panjang yang penuh dinamika hingga mampu bertahan dan terus berkembang sampai saat ini.

Menurutnya, usia 13 tahun merupakan fase penting bagi sebuah organisasi untuk melakukan evaluasi dan pembaruan arah gerak. Ia menekankan bahwa HIPPMMAH harus terus bersikap progresif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Organisasi ini harus terus maju dan berkembang. HIPPMMAH tidak boleh stagnan, tetapi harus berani move on dan menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pembina HIPPMMAH Ambon mengajak seluruh civitas organisasi agar tidak melupakan identitas kedaerahan, khususnya bahasa daerah sebagai bagian penting dari jati diri masyarakat Luang Sermata.

Ia menilai bahwa penggunaan dan pelestarian bahasa daerah merupakan bentuk pengakuan terhadap asal-usul dan budaya daerah.

“Bahasa daerah tidak boleh kita lupakan, karena itulah identitas dan ciri khas kita, serta bentuk pengakuan terhadap daerah asal, yaitu Luang Sermata,” ujarnya.

Selain menyoroti identitas budaya, ia juga mendorong peningkatan kualitas dan intelektualitas anggota HIPPMMAH melalui kebiasaan membaca buku. Menurutnya, di era Generasi Z yang sangat lekat dengan perkembangan teknologi, budaya literasi sering kali terpinggirkan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa buku tetap memiliki peran penting dalam membentuk cara berpikir kritis dan membuka wawasan terhadap realitas dunia.

“Teknologi memang berkembang pesat, tetapi buku tetap menjadi jendela untuk melihat dunia. HIPPMMAH harus menjadikan literasi sebagai kekuatan utama dalam membangun intelektualitas anggotanya,” tutupnya.

Melalui perayaan Dies Natalis ke-13 ini, HIPPMMAH Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat nilai kebudayaan, solidaritas, dan peran intelektual pemuda dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda di wilayah Luang Sermata dan Kabupaten Maluku Barat Daya secara umum.(MS)

Penulis : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III
Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda
Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu
GMKI Lantik, Fredy Leiwakabessy Pimpin Panitia Kongres GMKI ke-XL di Ambon
PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 
Konfercab XIV Tetapkan Eston Halamury Dan Dadang Rettob Nahkodai GMNI Ambon
P3MS Desak Polda Maluku Usut Tuntas Akun Pengancam Warga Samasuru
Panitia Konfercab XIV GMNI Ambon Jawab Tuduhan Inkonsitusional dari Sam Mesak
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIT

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:51 WIT

Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIT

Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIT

PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:53 WIT

Konfercab XIV Tetapkan Eston Halamury Dan Dadang Rettob Nahkodai GMNI Ambon

Berita Terbaru