Kondisi Pasar Tiakur Memprihatinkan, GML Ambon Angkat Suara dan Desak Penataan Serius

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Kondisi Pasar Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya, kembali mendapat perhatian publik. Sejumlah pedagang, khususnya penjual ikan, mengeluhkan keterbatasan fasilitas dan kondisi lapak yang dinilai belum memadai untuk menunjang aktivitas perdagangan sehari-hari.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Gerakan Mahasiswa Letty (GML) Ambon, Alda Soruday, ia menyampaikan bahwa keluhan pedagang berkaitan dengan kondisi pasar ikan yang belum tertata dengan baik, keterbatasan ruang berjualan, serta aspek kebersihan pasar.

Menurut Soruday, berdasarkan hasil penelusuran dan aduan yang diterima organisasi mereka, kondisi lapak ikan di Pasar Tiakur dinilai kurang memenuhi standar kenyamanan dan higienitas. Lapak yang terbatas menyebabkan pedagang harus berjualan dalam ruang sempit, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas ikan dan minat pembeli.
“Pedagang ikan sangat bergantung pada penjualan harian. Ketika fasilitas pasar kurang memadai, hal ini dapat berdampak langsung pada pendapatan mereka,” ujar Soruday, Rabu (31/12/2015).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

GML Ambon menilai persoalan Pasar Tiakur perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan lembaga legislatif setempat. Mereka menyoroti pentingnya fungsi pengawasan serta perencanaan kebijakan yang berorientasi pada penguatan pasar rakyat sebagai bagian dari ekonomi lokal.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Hukum dan Advokasi GML Ambon, Geri Mirru, menjelaskan bahwa penataan pasar seharusnya dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan pedagang maupun pembeli. Ia menilai perbaikan fasilitas pasar merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin keberlangsungan usaha masyarakat kecil.
“Pasar rakyat merupakan salah satu penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, penataan dan perbaikan fasilitas perlu dilakukan secara terencana agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih optimal,” kata Mirru.

Dalam pernyataannya, GML Ambon juga menyampaikan bahwa aspirasi yang mereka suarakan berlandaskan pada ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

GML Ambon juga meminta Pemerintah Daerah segera dilakukan penambahan dan perluasan lapak bagi pedagang ikan, serta penataan pasar yang mencakup perbaikan pale-pale ikan dan fasilitas pendukung lainnya.

GML Ambon menyatakan akan terus memantau perkembangan persoalan Pasar Tiakur dan berharap adanya langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya bersama DPRD terkait untuk menindaklanjuti aspirasi pedagang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dan DPRD setempat belum memberikan keterangan resmi terkait rencana penanganan kondisi Pasar Tiakur.
(KB-AMBON)

Penulis : Melris Salmanu

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit
Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Narapolis Institute: Karhutla dan Kabut Asap Ancam Ketahanan Pangan dan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Siapkan Mitigasi Ekonomi
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Berita ini 488 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIT

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:16 WIT

KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Berita Terbaru