🗓️ Kamis, 24 Juli 2025
📰 Maluku.Newsline.id
Tual—Komitmen Wali Kota Tual, Hi. A. Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H dalam mewujudkan Kota Tual sebagai “Kota Maryadat” terus ditunjukkan secara nyata melalui langkah-langkah strategis di tingkat pusat. Salah satu bentuk keseriusannya ialah dengan melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta.
Didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Tual, Usman Renur, ST., MT, Wali Kota Renuat bertemu langsung dengan sejumlah pejabat tinggi di Direktorat Jenderal Perumahan dan Kawasan Permukiman, pada Rabu (23/7/2025). Pertemuan itu bertujuan mendorong percepatan program penyediaan hunian layak serta pengentasan kawasan kumuh di Kota Tual.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Renuat diterima oleh Sekretaris Ditjen Kawasan Permukiman, Musrifah, S.T., M.T., serta Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman, Kreshnariza Harahap, ST., M.Eng.Sc. Hadir pula Kepala Subdirektorat Strategi, Program, dan Anggaran, Gatot Virgianto, ST., M.Si., M.Eng., yang turut membahas rencana program dan anggaran yang relevan dengan kebutuhan Kota Tual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Tual memaparkan bahwa pemerintah daerah tengah berupaya keras menekan angka kemiskinan ekstrem dengan mempercepat pelaksanaan program bantuan rumah dan penataan kawasan perumahan tidak layak huni. Ia menekankan bahwa kampung nelayan dan kawasan pemukiman padat menjadi prioritas utama dalam rencana tersebut.
“Kami datang dengan niat besar untuk mewujudkan kota yang humanis dan bermartabat, serta menghadirkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ini bagian dari ikhtiar menjadikan Tual sebagai kota Maryadat,” ujar Renuat kepada pejabat Dirjen PKP.
Dalam pemaparannya, Wali Kota juga menyoroti pentingnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik yang selama ini berperan penting dalam pembangunan infrastruktur perumahan. Ia berharap pemerintah pusat dapat terus meningkatkan dukungan, baik secara teknis maupun anggaran, guna mempercepat akselerasi pembangunan perumahan yang inklusif.
Dirjen PKP melalui perwakilan yang hadir memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kota Tual dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakatnya. Mereka menyatakan siap memberikan dukungan teknis dan perencanaan yang dibutuhkan, termasuk mengarahkan program kampung nelayan modern dan pengentasan kawasan kumuh.
Langkah strategis ini semakin menegaskan peran aktif Wali Kota Tual sebagai pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan warganya. Dengan membangun komunikasi lintas kementerian, ia berupaya memastikan agar setiap program yang dirancang benar-benar menjangkau masyarakat lapisan bawah secara merata.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa visi “Tual Maryadat” bukan sekadar slogan, tetapi diterjemahkan dalam tindakan konkret melalui sinergi antar pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah Kota Tual optimistis bahwa dukungan pusat akan memperkuat pondasi pembangunan berbasis keadilan sosial dan kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Editor: | SS37












