Diduga Terseret Ombak, Nelayan Asal Titawaai Masih Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id — Seorang nelayan asal Desa Titawaai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan diduga tenggelam setelah terseret ombak saat melaut di perairan setempat, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Hingga Minggu (18/1/2026) sore, korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.Informasi kejadian tersebut diterima Comm Centre Basarnas Ambon pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 09.40 WIT dari Babinsa Desa Titawaai. Berdasarkan laporan, korban diketahui pergi mencari ikan menggunakan jaring di pesisir Pantai Desa Titawaai sekitar pukul 04.00 WIT. Namun hingga matahari terbit, korban tidak kembali ke rumah.

Warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi kejadian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Ambon bergerak cepat dengan mengerahkan satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju lokasi kejadian pada pukul 09.59 WIT. Lokasi pencarian berada pada koordinat 3°40’54.38″S–128°45’35.87″E, dengan jarak sekitar 54 nautical mile dan heading 94 derajat ke arah timur dari Dermaga BRIN Ambon.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran hingga sore hari dengan area pencarian mencapai kurang lebih 10 nautical mile ke arah utara dari titik kejadian awal. Namun hingga operasi hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan.

“Operasi pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada operasi SAR hari kedua, Senin (19/1/2026),” demikian disampaikan Basarnas Ambon dalam keterangannya.

Korban diketahui bernama Hena Watile Tomasoa (60). Selama operasi pencarian, kondisi cuaca di lokasi terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 17 knot dari barat laut hingga tenggara serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Dalam operasi ini, unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Basarnas Ambon sebanyak lima personel, Babinsa Desa Titawaai satu personel, serta sekitar 10 orang masyarakat setempat. Sementara alut dan peralatan SAR yang digunakan meliputi satu unit RBB, empat unit longboat milik masyarakat, serta dua set peralatan selam.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih bersiap melanjutkan upaya pencarian korban pada hari berikutnya. (EH)

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirgahayu ke-18 Buru Selatan, KMHDI Soroti Kondisi SD Negeri Kusu-Kusu yang Belum Miliki Fasilitas Layak
IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028
KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028
Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot
Musyawarah Besar Ke-I IP2H Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Tata Organisasi Demi Masa Depan Hatumete
Lomba Tari Kreasi Budaya Maluku 2026 Jadi Ajang Unjuk Kreativitas Generasi Muda
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09 WIT

IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13 WIT

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:07 WIT

Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028

Senin, 29 Juni 2026 - 16:33 WIT

Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot

Berita Terbaru