Dugaan Pelecehan oleh Ayah Tiri kepada Anak Tirinya

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Maluku Tengah | Maluku.Newsline.id – Sebuah kasus dugaan pelecehan seksual kembali menghantam masyarakat. Marting Luhukay, seorang ayah tiri, dituduh melakukan pelecehan terhadap anak tirinya yang masih di bawah umur di wilayah Masyarakat Paperu, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Korban, yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan bahwa pelecehan ini sudah dilakukan berulang kali oleh pelaku sejak korban masih duduk di kelas 1 SMA. Pelaku seringkali mencoba untuk melecehkan korban, bahkan sempat memaksa korban untuk masuk ke dalam kamar. Namun, korban selalu melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri.

Korban mengaku sempat ingin melaporkan kejadian tersebut, namun takut dan tidak tahu cara melakukan laporan sehingga dibiarkan begitu saja. Pelecehan itu berlangsung sejak tahun 2023 hingga November 2025, bahkan membuat korban merasa sangat tertekan dan takut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya harap kepolisian dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku, karena saya masih merasa sangat tertekan dan takut. Saya ingin pelaku dihukum atas perbuatannya,” ujar korban saat diwawancarai, Kamis (29/1/2025).

Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dapat dikenakan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Selain itu, pelaku juga dapat dikenakan Pasal 285 KUHP tentang pelecehan seksual dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Korban berharap agar pihak yang berwenang dapat memberikan perlindungan dan pendampingan yang maksimal selama proses hukum berlangsung.

“Saya berharap ada perlindungan dari pihak yang berwenang, agar saya bisa melalui proses ini dengan baik dan pelaku dapat dihukum seberat-beratnya,” tambahnya.

Saat ini, korban masih dalam proses mengumpulkan keberanian untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru. (AA)

Penulis : Angklin Ahwalam

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pegunungan Seram Utara Membuahkan Harapan Baru
Siap Mengabdikan Diri Bagi Bangsa dan Negara, IAKN Ambon Mewisudakan 161 Sarjana
Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit
Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Narapolis Institute: Karhutla dan Kabut Asap Ancam Ketahanan Pangan dan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Siapkan Mitigasi Ekonomi
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Berita ini 322 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:28 WIT

Dari Pegunungan Seram Utara Membuahkan Harapan Baru

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:10 WIT

Siap Mengabdikan Diri Bagi Bangsa dan Negara, IAKN Ambon Mewisudakan 161 Sarjana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIT

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Berita Terbaru

AMBON

Dari Pegunungan Seram Utara Membuahkan Harapan Baru

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:28 WIT