SBB | Maluku.Newsline.id – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga Dusun Tapinalu yang diduga terjatuh dari longboat di sekitar Perairan Tanjung Ulatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Operasi pencarian memasuki hari kedua pada Kamis (05/02/2026).
Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas area pencarian. SRU 1 menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) melakukan penyisiran hingga sejauh kurang lebih 10 nautical mile ke arah Barat Laut. Namun hingga pukul 15.30 WIT, hasil pencarian masih nihil.
Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian menggunakan longboat milik masyarakat dengan jangkauan hingga sekitar 15 nautical mile ke arah Barat Laut. Hingga pukul 16.30 WIT, tim juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari ketiga, Jumat (06/02/2026).
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Aply Siolimbona (74), berjenis kelamin laki-laki, warga Dusun Tapinalu.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Basarnas, Polairud Polres SBB, Polsek Huamual, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta masyarakat setempat.
Peralatan dan Alut SAR yang dikerahkan antara lain RBB Basarnas Ambon, peralatan selam, AquaEye, longboat milik masyarakat, serta perangkat komunikasi.
Berdasarkan laporan kondisi cuaca di lapangan, situasi terpantau berawan dengan arah angin Barat Laut hingga Barat berkecepatan sekitar 22 knots. Tinggi gelombang laut tercatat mencapai sekitar 1,25 meter.
Tim SAR Gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel serta kondisi cuaca di lokasi operasi.
Penulis : Eston Halamury










