SBB | Maluku.Newsline.id – Seorang warga Dusun Ursana Kilo 7, Desa Honitetu, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat, bernama Kristoperus Parakate (34), diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemuda di Desa Rumberu, Senin malam (11/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIT.
Peristiwa itu bermula saat korban datang ke rumah keluarganya di Desa Rumberu untuk makan durian bersama keluarga. Menurut keterangan keluarga, korban kemudian duduk menonton televisi di rumah seorang kerabat yang dikenal dengan nama Mama Tina.
Namun situasi mendadak berubah ketika beberapa pemuda datang dan diduga langsung melakukan penganiayaan terhadap korban. Kristoperus disebut dipukul secara brutal, diseret keluar rumah, hingga diinjak sampai terjatuh ke dalam parit di sekitar lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluarga yang berada di tempat kejadian sempat berusaha melerai dan mengamankan korban kembali ke dalam rumah guna menghindari aksi kekerasan lanjutan.
Sejumlah nama yang disebut warga berada di lokasi kejadian antara lain Ondi Rumahpasal, Yopi Niak, Alpin Rumahpasal, dan Maikel Maslebu. Para terduga pelaku diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat insiden terjadi.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sesak napas setelah diduga dipukul pada bagian dada menggunakan batu. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Kecamatan Inamosol dengan pemasangan infus dan bantuan oksigen.
Pihak keluarga mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada aparat keamanan. Namun hingga kini, keluarga korban menilai belum ada langkah tegas maupun komunikasi yang baik dari pihak terkait terkait penanganan kasus tersebut.
Keluarga korban mendesak aparat kepolisian bersama Pemerintah Negeri Rumberu agar segera menangani kasus ini secara serius demi mencegah situasi berkembang menjadi konflik antarwarga.
“Jangan sampai lambatnya penanganan membuat situasi semakin memanas. Kami hanya meminta keadilan ditegakkan,” ujar keluarga korban.
Penulis : EH
Editor : KB Ambon











