Bentrok Mahasiswa Pecah di Kampus UKIM Ambon, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – 1 November 2025 Bentrok antar mahasiswa kembali terjadi di lingkungan pendidikan tinggi. Kali ini insiden berlangsung di Kampus Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) pada Sabtu malam, 1 November 2025. Kejadian itu diduga dipicu oleh masalah pribadi dan dendam lama antar kelompok mahasiswa yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan.

Berdasarkan keterangan saksi mata berinisial AA, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIT di area kampus UKIM, kawasan Talake, Kota Ambon. Ia menyebutkan, sejumlah mahasiswa fakultas teknik menjadi korban dalam insiden itu setelah dikeroyok oleh kelompok mahasiswa lain.IMG 20251102 WA00001

Saksi mengatakan, situasi di sekitar kampus sempat mencekam ketika beberapa mahasiswa mencoba melerai pertikaian namun ikut terkena pukulan. “Awalnya hanya adu mulut, tapi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat peristiwa itu, beberapa mahasiswa mengalami luka ringan dan langsung mendapat pertolongan dari rekan-rekan mereka sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, sejumlah dosen UKIM segera melaporkan insiden itu ke Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada malam yang sama, Sabtu (1/11/2025). Pihak kampus berharap agar aparat penegak hukum dapat segera menelusuri motif dan pihak yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.IMG 20251102 WA00011

Setelah menerima laporan, tim kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan barang bukti. Polisi juga memeriksa beberapa saksi dari kalangan mahasiswa dan staf kampus untuk memperkuat hasil penyelidikan awal.

Kapolresta Ambon, melalui keterangan singkatnya, membenarkan adanya laporan bentrok antar mahasiswa di lingkungan UKIM. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data dan memastikan tidak ada tindakan balasan dari kelompok mahasiswa lain.

“Kami sedang mendalami motif di balik kejadian ini. Semua pihak yang terlibat akan dimintai keterangan dan jika terbukti bersalah, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu perwira Polresta yang enggan disebutkan namanya.IMG 20251102 WA0002

Hingga berita ini diterbitkan, pihak rektorat UKIM belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut. Menurut informasi internal, kejadian berlangsung di luar jam kegiatan kampus, sehingga pihak dosen dan staf keamanan yang masih berada di area kampus mengambil langkah cepat untuk mencegah meluasnya konflik.

Insiden ini menimbulkan kegaduhan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar. Beberapa mahasiswa bahkan dikabarkan sempat menyebarkan pesan melalui aplikasi WhatsApp untuk meminta bantuan kepada keluarga dan rekan-rekan mereka agar datang ke lokasi, yang justru memperkeruh situasi.

Pihak kepolisian kini berfokus pada upaya mediasi dan pengamanan kampus guna mencegah bentrok susulan. Polisi juga mengimbau seluruh mahasiswa agar menahan diri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat berwenang.

Situasi di sekitar kampus UKIM saat ini sudah berangsur kondusif. Namun, aparat keamanan tetap disiagakan untuk memantau perkembangan dan menjaga ketertiban. Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. (QH)

 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirgahayu ke-18 Buru Selatan, KMHDI Soroti Kondisi SD Negeri Kusu-Kusu yang Belum Miliki Fasilitas Layak
IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028
KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028
Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot
Musyawarah Besar Ke-I IP2H Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Tata Organisasi Demi Masa Depan Hatumete
Berita ini 464 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09 WIT

IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13 WIT

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:07 WIT

Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028

Berita Terbaru