Empat Hari Pencarian, Nelayan Roy Souhoka Belum Ditemukan

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malteng | Maluku.Newsline.id – Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan sekitar Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Hingga kini, upaya tersebut telah memasuki hari keempat.

Pencarian kembali dilakukan pada Minggu (12/4) sejak pukul 07.00 WIT dengan menyisir sejumlah titik yang telah ditentukan melalui peta pencarian (SAR Maps). Area operasi diperluas hingga mencapai radius sekitar 27 nautical mile, mencakup wilayah perairan antara Pulau Saparua dan Pulau Haruku.

IMG 20260412 WA0027

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menjelaskan bahwa seluruh tim yang terlibat masih berupaya maksimal menemukan korban bernama Roy Souhoka. Meski demikian, hingga sore hari hasil pencarian belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban.

“Tim terus bekerja melakukan pencarian, namun korban masih belum ditemukan,” ungkapnya.

Operasi SAR dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada hari kelima, Senin (13/4), dengan tetap mengerahkan seluruh potensi SAR yang tersedia.

Diketahui, Roy Souhoka (41), seorang nelayan, sebelumnya dilaporkan terjatuh dari longboat di perairan Desa Haria, Kecamatan Saparua. Kejadian tersebut sempat disaksikan oleh nelayan setempat yang langsung melakukan pencarian awal, namun belum berhasil menemukan korban.

Laporan terkait peristiwa ini kemudian disampaikan oleh Camat Saparua kepada Comm Centre Basarnas Ambon pada Kamis (9/4) guna mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan.

IMG 20260412 WA0026

Dalam pelaksanaan operasi, sejumlah unsur terlibat, antara lain Basarnas Ambon, pemerintah Kecamatan Saparua, Polsek Saparua, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Kantor SAR Ambon serta longboat milik warga.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan hujan ringan, dengan angin bertiup dari arah barat daya hingga barat berkecepatan sekitar 20 knots. Tinggi gelombang pun relatif rendah, berkisar 0,5 meter.

Sampai saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Penulis : Eston Halamury

Editor : Kabiro Ambon

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Proyek Pelabuhan Tepa Disorot, Mahasiswa Ikut Angkat Suara, Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan
Lima Hari Hilang, Nelayan Asal Saparua Ditemukan Meninggal di Waihoka
Nelayan Malteng yang Hilang Akhirnya Ditemukan Selamat, SAR Ditutup
Kantor Desa Dipalang, Kepercayaan Warga Ambruk: PJ Kades Terkuri Diterpa Isu Arogansi hingga Dugaan Penyelewengan BLT
Insiden di Perairan Saparua, Nelayan Asal Haria Terjatuh dan Belum Ditemukan
Listrik Masuk Desa: Ohoi Waer Mulai Rasakan Pemerataan Pembangunan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:54 WIT

Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi

Kamis, 16 April 2026 - 14:58 WIT

Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik

Rabu, 15 April 2026 - 20:35 WIT

Proyek Pelabuhan Tepa Disorot, Mahasiswa Ikut Angkat Suara, Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan

Senin, 13 April 2026 - 16:08 WIT

Lima Hari Hilang, Nelayan Asal Saparua Ditemukan Meninggal di Waihoka

Minggu, 12 April 2026 - 22:49 WIT

Empat Hari Pencarian, Nelayan Roy Souhoka Belum Ditemukan

Berita Terbaru