Listrik Masuk Desa: Ohoi Waer Mulai Rasakan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malra | Maluku.Newsline.id – 9 April 2026 Upaya pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan kembali menunjukkan kemajuan. Ohoi Waer, Kabupaten Maluku Tenggara, kini mulai menikmati aliran listrik setelah menunggu sejak masa awal kemerdekaan.

Program penyediaan listrik ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan dasar guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil.

IMG 20260409 WA0001

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyediaan listrik dilaksanakan melalui kerja sama pemerintah daerah dengan pihak terkait di sektor kelistrikan, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Kepala Ohoi Waer, Stevi Tayanan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang dinilai telah menjawab kebutuhan mendasar warga.

“Listrik merupakan hak dasar yang sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Selama ini, masyarakat Ohoi Waer hidup dalam keterbatasan akibat belum tersedianya akses listrik yang memadai. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga aktivitas sosial.

IMG 20260409 WA0002

Dengan hadirnya listrik, warga kini memiliki peluang untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha ekonomi kecil, serta mendukung kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas yang lebih baik.

Pembangunan jaringan listrik menuju Ohoi Waer dilakukan secara bertahap melalui proses yang cukup panjang. Dalam pelaksanaannya, masyarakat dari wilayah sekitar seperti Waerat dan Hoor turut berkontribusi membuka jalur instalasi listrik sepanjang kurang lebih 11 kilometer.

Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong untuk mempercepat proses pembangunan, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Pemerintah kecamatan setempat turut mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan tersebut. Partisipasi warga dinilai menjadi faktor penting dalam memperlancar proses pemasangan jaringan listrik di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah daerah menyatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah pedesaan akan terus dilanjutkan. Meski jaringan listrik telah tersedia, masih diperlukan sejumlah infrastruktur pendukung untuk memastikan distribusi energi berjalan optimal.

IMG 20260409 WA0000

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan menara atau tower jaringan listrik agar layanan dapat menjangkau seluruh wilayah secara stabil.

Sejumlah warga mengaku bersyukur atas terealisasinya akses listrik di daerah mereka. Kehadiran listrik dinilai tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru dalam meningkatkan taraf hidup, termasuk pengembangan usaha kecil dan peningkatan kualitas pendidikan anak-anak.

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah terus melanjutkan pembangunan hingga seluruh kebutuhan infrastruktur pendukung dapat terpenuhi, agar manfaat listrik dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan oleh seluruh warga Ohoi Waer dan sekitarnya.(**)

Penulis : SS

Editor : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Adat Maraina Larang Aktivitas BTN dan BPKH hingga Ada Kejelasan Batas Kawasan
Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pelayanan Pemerintah Desa
Warga Desa Hila Kembali Soroti Ketiadaan Sinyal Telkomsel, Pemda MBD Dinilai Gagal Menjawab Keluhan Bertahun-tahun
Marak IUUF di laut Aru, DFW Gandeng Pemda Gelar Lokakarya
Aksi WPD 2026, Penyadaran Pelestarian Burung Paruh Bengkok Asal Aru
Mercy Barends Sumbang Hewan Kurban Bagi Warga Muslim Aru
Nyatakan Sikap, GMNI Aru Dukung Kejati Selesaikan Kasus Jalan Lingkar Wokam
FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:41 WIT

Masyarakat Adat Maraina Larang Aktivitas BTN dan BPKH hingga Ada Kejelasan Batas Kawasan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:25 WIT

Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pelayanan Pemerintah Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:40 WIT

Marak IUUF di laut Aru, DFW Gandeng Pemda Gelar Lokakarya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:29 WIT

Aksi WPD 2026, Penyadaran Pelestarian Burung Paruh Bengkok Asal Aru

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:40 WIT

Mercy Barends Sumbang Hewan Kurban Bagi Warga Muslim Aru

Berita Terbaru