Insiden di Perairan Saparua, Nelayan Asal Haria Terjatuh dan Belum Ditemukan

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malteng | Maluku.Newsline.id – Laut yang biasanya menjadi sumber penghidupan, mendadak berubah menjadi lokasi pencarian yang menegangkan. Roy Souhoka (41), nelayan asal Desa Haria, Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu saat melaut. Hingga Kamis (9/4/2026) sore, keberadaannya belum diketahui.

Peristiwa itu terjadi di perairan Desa Haria. Berdasarkan informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon, Roy berangkat melaut pada Rabu malam (8/4) sekitar pukul 20.00 WIT, seperti rutinitas yang telah lama dijalaninya.

Namun, pagi harinya, Kamis (9/4) sekitar pukul 06.30 WIT, situasi berubah drastis. Roy dilaporkan terjatuh dari perahu jenis longboat (katinting). Kejadian tersebut sempat disaksikan oleh nelayan lain di sekitar lokasi, yang kemudian segera berupaya memberikan pertolongan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian awal dilakukan secara spontan oleh nelayan setempat, menyisir area sekitar lokasi jatuhnya korban. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Laporan kejadian kemudian diteruskan ke Basarnas Ambon. Tak butuh waktu lama, Tim Rescue langsung dikerahkan pada pukul 12.30 WIT dengan menggunakan satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju titik kejadian.

IMG 20260410 WA0003

Lokasi pencarian berada pada koordinat 3°35’14.15″S – 128°37’8.64″E, atau sekitar 46 mil laut dari Dermaga BRIN Ambon. Di lokasi itu, tim SAR gabungan bersama masyarakat melakukan penyisiran intensif dengan radius kurang lebih 500 meter.

Waktu terus berjalan, namun hingga pukul 18.00 WIT, tanda-tanda keberadaan Roy belum juga ditemukan.

Operasi pencarian pun dihentikan sementara seiring menurunnya visibilitas dan faktor keselamatan. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Jumat (10/4/2026), memasuki hari kedua operasi.

Dalam upaya pencarian ini, unsur yang terlibat terdiri dari Rescuer Kantor SAR Ambon dan masyarakat setempat, dengan dukungan peralatan berupa RBB milik Basarnas Ambon serta longboat milik warga.

Tim SAR juga dihadapkan pada kondisi cuaca yang cukup menantang, berupa hujan ringan, angin dengan kecepatan sekitar 19 knot dari arah barat daya hingga barat, serta gelombang laut mencapai 1,25 meter.

Hingga berita ini diturunkan, harapan masih terus menyertai upaya pencarian. Tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban di tengah kondisi laut yang tidak selalu bersahabat.

Penulis : Eston Halamury

Editor : Kabiro Ambon

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop
Tiga Tuntutan Urgent Masyarakat Adat Manusela
Aksi Masyarakat Adat Manusela bertajuk “September Hitam: Suara dari Tanah Terakhir”
Pemuda Negeri Seti Minta Kapolsek Wahai Tindak Tegas Oknum Pembakar Hutan
Masyarakat Adat Sinahari Desak Cabut Tapal Batas HPK dan Status TN Manusela
10 Negeri Adat di Tehoru Pasang Sasi Tanah, Tolak Perluasan Taman Nasional Manusela dan Pal HPK
Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas, Pemda didesak Perhatikan Guru Honorer di Pegunungan Seram Utara
Gema Penu Setara Gelar Takilele dan Salurkan Bantuan Pendidikan di SD Negeri 344 Maluku Tengah
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:04 WIT

Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop

Jumat, 25 September 2026 - 01:39 WIT

Tiga Tuntutan Urgent Masyarakat Adat Manusela

Jumat, 25 September 2026 - 01:24 WIT

Aksi Masyarakat Adat Manusela bertajuk “September Hitam: Suara dari Tanah Terakhir”

Senin, 14 September 2026 - 19:32 WIT

Pemuda Negeri Seti Minta Kapolsek Wahai Tindak Tegas Oknum Pembakar Hutan

Selasa, 8 September 2026 - 09:01 WIT

Masyarakat Adat Sinahari Desak Cabut Tapal Batas HPK dan Status TN Manusela

Berita Terbaru