BSKDN Dorong Standar Mutu Rekomendasi Kebijakan untuk Tingkatkan Efektivitas Pemerintahan

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BSKDN Dorong Standar Mutu Rekomendasi Kebijakan untuk Tingkatkan Efektivitas Pemerintahan

BSKDN Dorong Standar Mutu Rekomendasi Kebijakan untuk Tingkatkan Efektivitas Pemerintahan

Jakarta, newsline.id — Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Noudy R.P. Tendean, menekankan urgensi penerapan standar mutu dalam penyusunan rekomendasi kebijakan guna menjamin kualitas dan implementasi kebijakan yang lebih efektif. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka rapat pembahasan instrumen penilaian kualitas rekomendasi kebijakan di Aula BSKDN.

Dalam sambutannya, Noudy menggarisbawahi bahwa kualitas rekomendasi kebijakan memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan kebijakan yang nantinya akan diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri, baik dalam bentuk peraturan, surat edaran, maupun dokumen resmi lainnya.

“Rekomendasi kebijakan adalah pijakan awal sebelum lahirnya suatu kebijakan resmi. Oleh karena itu, mutunya harus benar-benar terjamin dan berbasis data yang valid,” ujar Noudy.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, BSKDN saat ini tengah merancang pedoman baku yang akan menjadi acuan dalam menilai kualitas setiap rekomendasi kebijakan. Pedoman ini diharapkan dapat memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan BSKDN agar lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

“Kita sering bicara soal penjaminan mutu, tapi belum punya alat atau standar baku untuk itu. Lewat forum ini, kami ingin menggali masukan dari para peserta agar panduan yang disusun benar-benar komprehensif dan aplikatif,” tambahnya.

Sebagai referensi, Noudy menyebutkan pentingnya mempelajari praktik baik dari lembaga lain, seperti Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang telah mengembangkan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK). Namun demikian, ia menegaskan bahwa BSKDN akan mengadaptasi pendekatan tersebut sesuai dengan mandat dan konteks lembaga.

Selain itu, Noudy juga menyoroti bahwa rekomendasi kebijakan yang baik harus mampu menjawab isu nyata yang dihadapi pemerintah dan masyarakat, serta didukung data dan analisis yang mendalam.

“Rekomendasi yang berkualitas bukan hanya tajam secara substansi, tapi juga harus berbasis pada data yang akurat dan relevan,” pungkasnya.

Dengan tersusunnya panduan penilaian yang solid, BSKDN berharap seluruh rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat pusat maupun daerah. (**)

Sumber : Kementerian Dalam Negeri

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak
Evakuasi Terkendala Medan Terjal, Puing Pesawat ATR 42 Ditemukan di Maros
DPP GMNI Soroti Akses Mineral Kritis dalam Perjanjian Dagang Indonesia–AS, Tegaskan Kedaulatan Energi Nasional
Presiden Prabowo Tegaskan Percepatan Hilirisasi untuk Kemandirian Ekonomi Nasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Senin, 9 Februari 2026 - 13:07 WIT

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:33 WIT

Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak

Berita Terbaru