Diduga Aniaya Warga Oirleli, GEMA MBD Minta Kapolda Maluku Copot Kapospol Roma

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. MBD | Maluku.newsline.id – Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD) dengan tegas mengeluarkan tuntutan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku untuk segera memerintahkan Kapolres Maluku Barat Daya mencopot Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pulau Roma, Bripka Petriks Telussa, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap warga Desa Persiapan Oirleli.

 

Dugaan tindakan kekerasan oleh oknum aparat tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mencoreng citra institusi kepolisian yang seharusnya hadir sebagai pelindung masyarakat.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Kisar dan menjabat sebagai Kapospol Pulau Roma tersebut diduga melakukan kekerasan fisik dan intimidasi terhadap Leonard Mahoklory, warga setempat yang juga dikenal sebagai mantan tua agama Jemaat Oirleli. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Senin, 29 November 2025 sekitar pukul 17.00 WIT, tepat di depan Pastori Jemaat Oirleli.

 

Berdasarkan informasi warga, kejadian tersebut bermula saat berlangsung kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan dalam rangka menyambut Tahun Baru. Kegiatan ini sebelumnya telah diimbau oleh pihak gereja agar warga menertibkan hewan ternak guna kelancaran aktivitas kebersihan. Namun masih ditemukan sejumlah hewan ternak yang dibiarkan berkeliaran sehingga ditertibkan oleh unsur majelis bersama linmas desa. LM disebut ikut terlibat dalam proses pengamanan kegiatan tersebut.

 

Ketegangan mulai meningkat setelah diduga ada laporan bernada provokatif yang disampaikan pemilik hewan kepada Kapospol Roma. Tidak lama kemudian, insiden dugaan penganiayaan pun terjadi dan mengakibatkan LM mengalami luka.

 

Menanggapi hal tersebut, GEMA MBD menilai tindakan oknum aparat tersebut tidak dapat dibenarkan. Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga GEMA MBD, Sammi Palka, menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa diskriminasi.

“Oknum yang terbukti bersalah harus diberikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang–undangan yang berlaku. Kami meminta Kapolda Maluku segera memerintahkan Kapolres MBD untuk mencopot Kapospol Pulau Roma dan memproses kasus ini secara profesional dan transparan,” tegas Palka, Selasa (30/12/2025).

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti proses hukum yang berjalan, serta mendukung langkah-langkah penyelesaian yang adil.

“Kami berharap semua pihak menjaga kondusifitas wilayah, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait dugaan penganiayaan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak Polsek Kisar maupun Polres Maluku Barat Daya untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut sebagai bentuk keberimbangan pemberitaan. (KB-Ambon).

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMGPM Cabang Eden Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Kampanye Bebas Sampah
Masyarakat dan Staf Adat Desa Hila Pasang Sasi Adat, Desak PT GBU Hentikan Aktivitas
Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa
Pekerja Pustu Oirleli Tuntut Kepastian Upah, Pembayaran Disebut Tertunda Berbulan-bulan
Pemerintah Desa Hila Petakan Potensi dan Ancaman Laut Pulau Roma
IKHSO Ambon Resmi Mulai Pengabdian Masyarakat Ke-V di Desa Hila, Fokus pada Edukasi dan Pemberdayaan Warga
GEMA MBD, GML, Pemda dan PMI MBD Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Pulau Letti
Letti Hijau Dimulai, Pemda MBD Bersama Mahasiswa Menyiapkan Penghijauan di Seluruh Desa
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:56 WIT

AMGPM Cabang Eden Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Kampanye Bebas Sampah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:08 WIT

Masyarakat dan Staf Adat Desa Hila Pasang Sasi Adat, Desak PT GBU Hentikan Aktivitas

Jumat, 4 September 2026 - 00:05 WIT

Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:19 WIT

Pekerja Pustu Oirleli Tuntut Kepastian Upah, Pembayaran Disebut Tertunda Berbulan-bulan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:12 WIT

Pemerintah Desa Hila Petakan Potensi dan Ancaman Laut Pulau Roma

Berita Terbaru