Insfraktruktur Menghianati Rakyat, Jalan Kroing Rusak, Mahasiswa MBD Desak Pemda Evaluasi Kontraktor Dan Pengawas

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBD | Maluku.Newsline.id – Kerusakan infrastruktur jalan di Desa Kroing, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menjadi sorotan publik. Keluhan warga yang ramai disampaikan melalui media sosial seperti Facebook dan WhatsApp memicu perhatian luas terhadap kondisi jalan yang dinilai memprihatinkan.

Kerusakan tersebut diduga tidak semata-mata disebabkan oleh beban lalu lintas, melainkan berkaitan dengan persoalan mendasar, yakni penggunaan material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi teknis maupun standar dalam kontrak kerja.

Berdasarkan temuan di lapangan, jalan yang seharusnya dapat digunakan dalam jangka waktu panjang justru mengalami kerusakan dini.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait kemungkinan penurunan kualitas material demi efisiensi biaya atau lemahnya pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Fernando Oilira, mahasiswa asal Babar sekaligus fungsionaris Pengurus GEMA MBD, menyampaikan sikap tegas mewakili mahasiswa MBD sebagai agen kontrol sosial. Ia mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) MBD untuk tidak bersikap acuh terhadap persoalan tersebut.

“Kami menuntut Pemda MBD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan jalan ini,” ujar Fernando dalam rilisanya yang diterima media. Minggu, (05/4/2026)

Ia menjelaskan, evaluasi harus difokuskan pada dua pihak utama. Pertama, kontraktor pelaksana, yang perlu diaudit terkait kesesuaian bahan dengan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS). Jika ditemukan penggunaan material di bawah standar, maka harus diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedua, pihak pengawas atau konsultan pengawas, yang dinilai memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga kualitas pekerjaan di lapangan. Jika kerusakan disebabkan oleh material yang tidak sesuai standar, maka ada indikasi kelalaian yang harus dipertanggungjawabkan.

Fernando menegaskan bahwa infrastruktur merupakan bentuk nyata pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. Kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, tetapi juga mencerminkan penyalahgunaan anggaran negara.

“Jangan biarkan persoalan ini diselesaikan dengan alasan cuaca atau faktor teknis lainnya. Prinsipnya jelas, uang negara tidak boleh disalahgunakan, kualitas harus sesuai standar, dan siapa yang bersalah harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menyatakan bahwa mahasiswa MBD akan terus mengawal kasus ini dan siap menempuh langkah lanjutan dengan mendatangi pihak-pihak berwenang apabila tidak ada respons serius dari pemerintah daerah.(*)

Penulis : Melris Salmanu

Editor : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Hila Kembali Soroti Ketiadaan Sinyal Telkomsel, Pemda MBD Dinilai Gagal Menjawab Keluhan Bertahun-tahun
AMGPM Ranting Oirleli Tetapkan Susunan Pengurus Periode 2026–2028
Penuh Syukur, Jemaat GKRIA Alfa Omega Yawuru Ucapkan Terima Kasih dan Sambut Pendeta Baru
Proyek Pelabuhan Tepa Disorot, Mahasiswa Ikut Angkat Suara, Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan
2 Tahun Jaringan XL Mati Total, Warga Desa Hila Minta Perhatian Pemda MBD
Ramadan Penuh Kebersamaan, Prodi Ilmu Hukum PSDKU Unpatti MBD Gelar Buka Puasa Bersama
Akses Transportasi Laut Pulau Luang Belum Ada Kepastian, Pemerintah Diminta Penjelasan dan Solusi
Kapal Perintis Tidak Beroperasi, Pulau Luang Terancam Terisolasi
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:54 WIT

AMGPM Ranting Oirleli Tetapkan Susunan Pengurus Periode 2026–2028

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:53 WIT

Penuh Syukur, Jemaat GKRIA Alfa Omega Yawuru Ucapkan Terima Kasih dan Sambut Pendeta Baru

Rabu, 15 April 2026 - 20:35 WIT

Proyek Pelabuhan Tepa Disorot, Mahasiswa Ikut Angkat Suara, Minta APH Usut Dugaan Penyimpangan

Minggu, 5 April 2026 - 21:02 WIT

Insfraktruktur Menghianati Rakyat, Jalan Kroing Rusak, Mahasiswa MBD Desak Pemda Evaluasi Kontraktor Dan Pengawas

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:39 WIT

2 Tahun Jaringan XL Mati Total, Warga Desa Hila Minta Perhatian Pemda MBD

Berita Terbaru