GMNI SBB Kecam Pelantikan DPP GMNI di Jakarta, Dinilai Picu Perpecahan Organisasi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. SBB | Maluku.Newsline.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Seram Bagian Barat (SBB) mengecam keras pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang digelar di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah sepihak yang berpotensi memecah belah persatuan GMNI di seluruh Indonesia.

 

DPC GMNI SBB menilai, pelantikan DPP GMNI versi Sujahri–Amir justru bertolak belakang dengan semangat rekonsiliasi dan persatuan yang sebelumnya telah disepakati bersama oleh seluruh elemen GMNI. Menurut mereka, langkah tersebut tidak hanya mencederai nilai perjuangan organisasi, tetapi juga menghidupkan kembali konflik internal yang seharusnya telah berakhir.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua DPC GMNI SBB, Sani Nurubullu, menegaskan bahwa dinamika panjang yang pernah terjadi dalam tubuh GMNI harus dijadikan pelajaran penting bagi seluruh kader. Ia mengingatkan pengalaman pahit Kongres GMNI di Ambon pada tahun 2019 agar tidak kembali terulang.

 

“Kongres GMNI di Ambon tahun 2019 harus menjadi cerminan dan pengalaman kolektif bagi seluruh kader GMNI di Indonesia. GMNI harus kembali berdiri sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan yang berpijak pada Marhaenisme serta ajaran Bung Karno,” ujar Sani dalam keterangannya Jumat (16/1/2025).

 

Lebih lanjut, Sani menjelaskan bahwa rekonsiliasi dan penyatuan GMNI yang telah disepakati dalam forum nasional di Bali pada 15–18 Desember lalu merupakan bentuk kedewasaan kader dalam menyelesaikan konflik internal organisasi.

 

“Rekonsiliasi dan penyatuan di Bali adalah solusi terbaik dan wujud kedewasaan kader untuk menyatukan GMNI secara utuh, dengan menghilangkan faksi A dan faksi B. Perpecahan internal selama ini telah berdampak serius hingga ke tingkat DPK dan DPC sebagai basis utama organisasi di daerah,” jelasnya.

 

DPC GMNI SBB juga menambahkan bahwa pelantikan DPP GMNI versi Sujahri–Amir secara tidak langsung telah mencederai semangat persatuan dan berpotensi membuka kembali luka lama di tubuh organisasi.

 

“Sebagai kader dan anggota GMNI, kami sudah lelah dengan dinamika organisasi yang berkepanjangan. Pelantikan ini justru ingin kembali memecah belah GMNI dari dalam,” tegasnya.

 

Menurut DPC GMNI SBB, Sujahri–Amir seharusnya bersikap legowo dan konsisten terhadap hasil penyatuan yang telah disepakati di Bali. Mereka menilai, langkah pelantikan di Jakarta menunjukkan ketidaksinkronan antara narasi persatuan dan tindakan yang diambil.

 

“Sujahri–Amir semestinya legowo terhadap penyatuan di Bali. Narasi persatuan yang disampaikan tidak sejalan dengan tindakan pelantikan yang dilakukan di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat,” pungkas Sani.

 

DPC GMNI SBB menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga marwah organisasi dan mendorong persatuan GMNI secara utuh demi keberlanjutan perjuangan kaum marhaen di Indonesia. (WKB)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Laut
Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Konflik Antarwarga Terjadi di SBB, Diduga Berawal dari Ucapan Menghina dan Aksi Ugal-ugalan
Warga Desa Laturake Keluhkan Akses Jalan, Panser UKIM: Pemkab SBB Segera Turun Tangan
Tokoh Adat SBB Apresiasi Kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Ketua PKK Yeni Rosbayani
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIT

Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Rabu, 22 April 2026 - 20:26 WIT

Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:51 WIT

Konflik Antarwarga Terjadi di SBB, Diduga Berawal dari Ucapan Menghina dan Aksi Ugal-ugalan

Berita Terbaru