Warga Desa Laturake Keluhkan Akses Jalan, Panser UKIM: Pemkab SBB Segera Turun Tangan

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SBB | Maluku.Newsline.id – Kondisi akses jalan dan jembatan di Desa Laturake, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menjadi sorotan masyarakat. Hingga saat ini, jalan menuju desa tersebut dilaporkan masih belum beraspal dan kondisinya semakin memprihatinkan, terutama saat musim hujan.

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu warga Desa Laturake melalui unggahan di media sosial Facebook. Dalam tulisannya, warga tersebut menyampaikan bahwa masyarakat Desa Laturake juga merupakan bagian dari Indonesia yang berhak merasakan pemerataan pembangunan.

IMG 20260315 WA03771 1

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga bagian dari Indonesia, bagian dari Provinsi Maluku, dan bagian dari Kabupaten Seram Bagian Barat. Kami juga membutuhkan pemerataan pembangunan jalan dan jembatan sebagai akses transportasi dari kota ke desa dan sebaliknya,” tulisnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masyarakat masih harus melewati jalan tanah yang rusak. Ketika musim hujan tiba, kondisi jalan berubah menjadi licin dan berlumpur sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga.

Menurutnya, keterbatasan akses tersebut berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan anak-anak di desa.

“Anak-anak kami butuh sekolah. Mereka punya cita-cita, mereka punya mimpi, dan mereka ingin masa depan yang sama seperti anak-anak di daerah lain,” tulisnya lagi.

Dalam unggahan itu, warga tersebut juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di desa mereka.

“Kami harus berteriak kepada siapa? Hanya pemerintah tempat kami mengadu, dengan harapan ada perhatian dan jawaban atas penderitaan yang kami alami selama ini,” tulisnya.

Warga juga menilai hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat belum memberikan perhatian yang maksimal terhadap akses jalan di Desa Laturake. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus berjuang keras untuk keluar masuk desa, terutama saat musim hujan yang memperparah kondisi jalan.

IMG 20260315 WA0376

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Bidang Organisasi Persekutuan Anak Seram Ukim (PANSER) – UKIM, Vian Maketake, Mendesak Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat untuk segera turun langsung melihat kondisi jalan di Desa Laturake.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah tersebut.

“Pemkab SBB harus segera turun tangan ke lapangan dan melihat langsung kondisi jalan di Desa Laturake. Jangan hanya menerima laporan dari atas meja. Masyarakat di sana setiap hari berjuang dengan kondisi jalan yang belum beraspal dan sangat sulit dilalui,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa situasi menjadi jauh lebih berat ketika musim hujan tiba karena jalan berubah menjadi lumpur dan membahayakan pengguna jalan.

“Ketika musim hujan, masyarakat harus berjuang setengah mati untuk keluar masuk desa. Ini bukan sekadar persoalan jalan rusak, tetapi menyangkut akses pendidikan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat. Pemerintah daerah harus segera mengambil langkah nyata,” ujarnya.

Panser UKIM berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan dan jembatan di Desa Laturake demi meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.(*)

Penulis : Melris Salmanu

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Laut
Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Konflik Antarwarga Terjadi di SBB, Diduga Berawal dari Ucapan Menghina dan Aksi Ugal-ugalan
Tokoh Adat SBB Apresiasi Kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Ketua PKK Yeni Rosbayani
Direktur Walang Aspirasi Rakyat Maluku Apresiasi Forum Adat Nuruwe Lumabotoi Alune
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:28 WIT

Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Laut

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIT

Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Rabu, 22 April 2026 - 20:26 WIT

Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terbaru

Sesi Lokakarya DFW bersama Pemda Aru di lantai II aula BPKAD, Selasa, 26 Mei 2026. Foto, Mn/Ar

Daerah

Marak IUUF di laut Aru, DFW Gandeng Pemda Gelar Lokakarya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:40 WIT