MBD| Maluku.Newsline.id – Hila Ikatan Keluarga Hila Solath Oirleli (IKHSO) Ambon resmi memulai kegiatan Pengabdian Masyarakat Ke-V Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Jemaat GPM Hila, Kecamatan Kepulauan Roma, Kabupaten Maluku Barat Daya, Minggu (26/7/2026). Program yang berlangsung selama dua pekan ini menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Pemerintah Desa Hila, Majelis Jemaat GPM Hila, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, pemuda desa dan gereja, Blue Alliance Indonesia serta aparat keamanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan dan kolaborasi masyarakat terhadap pelaksanaan program pengabdian IKHSO Ambon.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang menghadirkan dua materi.
Materi pertama mengenai Pengenalan Organisasi IKHSO Ambon disampaikan oleh Sekretaris Umum IKHSO Ambon, Hermon Pookey.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejarah berdirinya organisasi, visi dan misi, serta berbagai program yang telah dijalankan sebagai wadah pembinaan mahasiswa asal Hila, Solath, dan Oirleli yang sedang menempuh pendidikan di Ambon.
Materi kedua disampaikan oleh Ketua Umum IKHSO Ambon, Melris Salmanu, yang mengangkat tema Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia menjelaskan bentuk-bentuk KDRT, dampak yang ditimbulkan terhadap korban, serta pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah serta melaporkan setiap tindakan kekerasan.
Menurutnya, membangun keluarga yang harmonis dan saling menghormati merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi semua anggota keluarga.
Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Ke-V, Agus Louk, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dan akan berlangsung selama dua minggu.
“Seluruh kegiatan pengabdian masyarakat IKHSO Ambon akan dilaksanakan selama dua minggu, terhitung mulai hari ini hingga seluruh rangkaian program selesai,” ujarnya.
Agus menjelaskan, Pengabdian Masyarakat Ke-V merupakan program rutin IKHSO Ambon yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat di kampung halaman.
Sementara itu, Ketua Umum IKHSO Ambon, Melris Salmanu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Hila yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Hila, jemaat, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, para pemuda, dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta mendukung kegiatan pengabdian masyarakat ini,” katanya.
Melris mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan akademik mahasiswa atas ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perantauan.
“Ilmu yang kami peroleh selama menempuh pendidikan harus kembali kepada masyarakat. Inilah bentuk pertanggungjawaban kami atas harapan dan perjuangan orang tua yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menempuh pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebagai organisasi yang mayoritas anggotanya merupakan mahasiswa, IKHSO Ambon memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial.
“Melalui pengabdian ini kami ingin menghadirkan perubahan yang dimulai dari lingkungan sendiri serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Melris berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik hingga selesai melalui dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat Desa Hila.
Kepala Desa Hila, Alfaris Salkery, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas komitmen IKHSO Ambon yang kembali melaksanakan pengabdian di desa tersebut.
“Atas nama Pemerintah Desa Hila, kami menerima dan mendukung sepenuhnya seluruh kegiatan Pengabdian Masyarakat IKHSO Ambon,” ujarnya.
Menurut Salkery, kegiatan pengabdian itu merupakan bukti nyata bahwa pendidikan yang ditempuh generasi muda telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ini merupakan hasil dari harapan dan perjuangan para orang tua. Hari ini anak-anak mereka kembali membawa ilmu dan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui karya nyata,” katanya.
Ia berharap seluruh program yang dilaksanakan selama dua minggu dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pembangunan karakter generasi muda.
“Kami berharap setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Hila, sekecil apa pun kontribusinya,” tuturnya.
Salkery juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan menyambut baik seluruh peserta pengabdian hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Selama dua pekan ke depan, peserta Pengabdian Masyarakat Ke-V IKHSO Ambon akan melaksanakan berbagai program yang mencakup penyuluhan kesehatan dan hukum, pelayanan pendidikan, kegiatan sosial, pembinaan kepemudaan, pelayanan keagamaan, serta sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Penulis : KB Ambon
Editor : KB Ambon











