Pemuda Negeri Seti Minta Kapolsek Wahai Tindak Tegas Oknum Pembakar Hutan

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malteng | Maluku.Newsline.id – Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Kabupaten Maluku Tengah, menimbulkan keresahan warga. Asap tebal mengganggu aktivitas, jarak pandang, hingga kesehatan masyarakat, sementara kobaran api dilaporkan mulai mendekati permukiman.

Tokoh Pemuda Negeri Seti, Yusuf Michael Efamutam, S.H., mendesak Kepolisian Sektor Wahai untuk bertindak tegas dan mengusut tuntas dugaan adanya oknum yang sengaja membakar hutan di tengah musim kemarau ini.

“Kami meminta Kapolsek Wahai untuk bertindak dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum-oknum yang menimbulkan kebakaran di musim kemarau ini,” tegas Yusuf kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yusuf, Kecamatan Seram Utara Timur Seti yang terdiri dari 2 Negeri Petuanan, 10 Desa Administratif dan 2 Desa Persiapan saat ini memang dilanda kemarau panjang. Kondisi kering disertai angin kencang membuat api sangat cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

Ia mengungkapkan, kebakaran terparah terjadi di wilayah Petuanan Negeri Seti, tepatnya di sekitar Dusun Iloana. Warga setempat bersama aparat telah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Masyarakat Negeri Seti dan Dusun Iloana serta pihak aparat turut membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Api menjalar begitu cepat akibat angin yang kencang,” ujarnya.

IMG 20260914 WA0029

Kejanggalan menjadi alasan munculnya dugaan kesengajaan. Yusuf menilai kebakaran tidak terjadi di satu titik saja, melainkan di banyak titik secara bersamaan.

“Kebakaran di Dusun Iloana ini sangat ganjil. Terbakar tidak di satu titik, namun di banyak titik. Hutan-hutan di seputaran Dusun Iloana habis terbakar. Kami menduga ada oknum-oknum yang sengaja membakar,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Pemuda Negeri Seti meminta pihak kepolisian segera melakukan penelusuran dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang tidak bertanggung jawab karena telah merugikan masyarakat banyak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Wahai terkait langkah penanganan dan penyelidikan dugaan pembakaran hutan tersebut.

Penulis : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Adat Sinahari Desak Cabut Tapal Batas HPK dan Status TN Manusela
10 Negeri Adat di Tehoru Pasang Sasi Tanah, Tolak Perluasan Taman Nasional Manusela dan Pal HPK
Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas, Pemda didesak Perhatikan Guru Honorer di Pegunungan Seram Utara
Gema Penu Setara Gelar Takilele dan Salurkan Bantuan Pendidikan di SD Negeri 344 Maluku Tengah
Masyarakat Adat Negeri Seti Gelar Sasi Adat, Tolak Pematokan HPT di Wilayah Petuanan Nusa Folla
Aliansi Pemuda Seti Desak Raja Segera Surati BPKH dan Gelar Sasi Adat di Hutan Petuanan
Masyarakat Adat Negeri Kanike Tolak Pemasangan Pal Batas Taman Nasional Manusela di Tanah Adat
Aliansi Pemuda Seti Kecam Pihak Kehutanan, Dugaan Penyerobotan Lahan di Hutan Adat Negeri Seti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:32 WIT

Pemuda Negeri Seti Minta Kapolsek Wahai Tindak Tegas Oknum Pembakar Hutan

Selasa, 8 September 2026 - 09:01 WIT

Masyarakat Adat Sinahari Desak Cabut Tapal Batas HPK dan Status TN Manusela

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:13 WIT

Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas, Pemda didesak Perhatikan Guru Honorer di Pegunungan Seram Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 15:58 WIT

Gema Penu Setara Gelar Takilele dan Salurkan Bantuan Pendidikan di SD Negeri 344 Maluku Tengah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:56 WIT

Masyarakat Adat Negeri Seti Gelar Sasi Adat, Tolak Pematokan HPT di Wilayah Petuanan Nusa Folla

Berita Terbaru