IAKN AMBON AKAN MENUJU UNIVERSITAS KRISTEN NEGERI PERTAMA DI INDONESIA

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON | Maluku.Newsline.id—Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon Prof. Dr. Yance Z Rumahuru MA mengatakan beberapa tahun terakhir IAKN Ambon telah melakukan berbagai pemenuhan syarat yang diperintahkan Kementrian Agama RI.

“Sejak tahun 2021 kami diperintah oleh Menteri Agama untuk melakukan persiapan perubahan bentuk, itu kami sudah memulai dengan melakukan studi kelayakan di Kabupaten/kota di Maluku itu di bulan Juni” jelas Rektor saat diwawancarai di ruang kerjanya kamis (30/10/2025).IMG 20251030 WA0003

Setelah itu IAKN Ambon telah melakukan proposal dan melakukan penyesuaian sejak tahun bulan Maret 2022.
“Bulan Agustus kami sudah memasukkan proposalnya, kemudian di tahun 2022 bulan Maret kami dievaluasi dan kami sudah kami sudah melakukan penyesuaian lagi untuk proposal disaat itu” lanjutnya.
Ia menambahkan, tahun 2022 telah direvisi proposalnya sesuai arahan Kementrian Agama RI hingga sebagian besar syarat dipenuhi pada 2023-2024.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dibulan Oktober 2022 kami juga sudah melakukan revisi proposal sesuai dengan arahan Kabid Biro Ortala dan terus melakukan pembenahan, pemenuhan beberapa syarat. Tahun 2023-2024 kemarin itu kami sebetulnya sudah memenuhi sebagian besar syarat” tukasnya.IMG 20251030 WA0002

Rektor menyebut ada perubahan peraturan yang pernah terjadi dalam persyaratan namun pihaknya menyebut syarat tersebut sudah sangat dilampaui oleh IAKN Ambon.

“Ternyata ada perubahan peraturan dari PMA No.81/2022 ke PMA No.13/2024, nah disitu ada satu point yang menjanggal bagi kami, yaitu rasio dosen dan mahasiswa. Tapi saat ini dengan penambahan mahasiswa PPG itu kami sudah sangat melampuai syarat rasio satu banding tiga” tuturnya.

Pada awal bulan Oktober 2025, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak terkait untuk mempercepat proses perubahan nama dan bentuk perguruan tinggi.

“Awal bulan Oktober ini kami sudah komunikasi dengan Biro Ortala untuk bisa meninjau kembali, dan kami juga sudah sampaikan pada salah satu dari kita di Dirjen Bimas Kristen sehingga mempercepat, kita bersama-sama dengan Dirjen lain di luar Islam itu untuk meninjau, mempercepat daripada PMA No.13 tahun 2024 terkait dengan rasio tadi karena itu tidak hanya menghambat pada kristen, tapi juga pada Hindu, dan juga agama lain” ujarnya.

Rektor juga berharap ada peran dan perhatian yang khusus dari pemerintah pusat untuk perubahan nama dan bentuk perguruan tinggi ini.
“Kami berharap, dengan mempercepat perubahan dari lampiran PMA/13 itu memudahkan kami untuk tidak ada alasan bisa bertranformasi. Saya meminta perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden dan Menteri Agama sehingga usulan perubahan bentuk dan nama Institut Agama Kristen Negeri Ambon menjadi Universitas Kristen Negeri Ambon kalau bisa mendapat perhatian khusus” pintanya.

Di akhir bulan lalu IAKN Ambon bersama-sama dengan Eselon I, Dirjen Bimas Kristen, Dua Rektor yang lain yaitu IAKN Mando dan IAKN Tarutung sedang mengajukan perubahan bentuk. Pertemuan juga dilakukan dengan Sekjend Kementrian Agama dan dengan harapan semua pengajuan itu dapat ditindaklanjuti.

Diketahui, dalam transformasi juga IAKN Ambon akan menyesuaikan perubahan nama, bentuk, statuta, dan visi/misi dan mengantisipasi perubahan lainnya. “Untuk nama kami ingin mengklaim satu tokoh nasional asal Maluku yang sangat dikenal Dr. Johanes Leimena”

Menurut Rektor Dr. Johanes Leimena dikenal karena wawasan kebangsaannya, negarawan yang baik pada wawasan oikumene dimana satu bisa menerima yang lain. Pihak keluarga Johanes Leimena pun telah dikonfirmasi dan menyetujui namanya selalu di abadikan oleh orang Maluku khususnya pada penetapan nama suatu Perguruan Tinggi di Maluku.(WK)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit
Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Narapolis Institute: Karhutla dan Kabut Asap Ancam Ketahanan Pangan dan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Siapkan Mitigasi Ekonomi
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Berita ini 595 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIT

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:16 WIT

KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Berita Terbaru