KADIN Siap Kolaborasi dengan Pemerintah

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Maluku.Newline.id — Suasana hangat menyelimuti kantor Sekretariat Kabinet pada malam ini saat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Anindya Bakrie, melakukan kunjungan resmi untuk bertemu jajaran Sekretariat Kabinet. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan nasional.

Kunjungan tersebut menjadi istimewa karena sebelumnya, pertemuan antara Sekretariat Kabinet dan Ketua Umum KADIN lebih sering terjadi di luar forum resmi. Namun malam ini, keduanya duduk bersama dalam suasana formal yang penuh semangat kolaborasi dan kebersamaan.

Dalam pertemuan itu, pembahasan utama difokuskan pada peran dunia usaha dalam mendukung Program Magang Nasional tahap pertama yang dijadwalkan akan dimulai pada 20 Oktober mendatang. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan komitmen organisasi yang dipimpinnya untuk mengambil bagian aktif dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut bahwa keterlibatan sektor swasta sangat penting untuk membuka lebih banyak kesempatan magang dan pelatihan bagi para peserta.

“Dunia usaha memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia nasional. Kami di KADIN siap bersinergi dengan pemerintah agar Program Magang Nasional dapat berjalan sukses dan memberi manfaat bagi banyak pihak,” ujar Anindya Bakrie dalam kesempatan itu.

Selain membahas magang, pertemuan juga menyinggung berbagai peluang kerja sama strategis antara pemerintah dan pelaku industri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Fokus utamanya adalah menciptakan ekosistem yang kondusif bagi investasi, inovasi, dan peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Sekretariat Kabinet menyambut positif komitmen yang disampaikan KADIN. Dalam pandangannya, dukungan sektor swasta merupakan bagian penting dalam mewujudkan transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha tidak hanya mempercepat pencapaian target pembangunan, tetapi juga menciptakan ruang partisipasi yang luas bagi generasi muda,” ujar salah satu pejabat Sekretariat Kabinet.

Program Magang Nasional sendiri dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan swasta, peserta magang akan memperoleh pengalaman langsung di lapangan dan memahami kebutuhan industri secara lebih mendalam.

KADIN menilai bahwa program ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan tenaga kerja nasional yang berkualitas. Dengan keterlibatan aktif perusahaan-perusahaan besar dan menengah, diharapkan pelaksanaan tahap pertama ini menjadi pondasi kuat untuk tahap-tahap berikutnya.

Pertemuan malam ini menjadi bukti nyata bahwa semangat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta semakin kuat. Kolaborasi seperti ini diyakini dapat mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing tinggi.

Di akhir pertemuan, baik Sekretariat Kabinet maupun KADIN sepakat untuk terus menjaga komunikasi intensif dan memperluas kerja sama di berbagai sektor. Kedua pihak optimistis bahwa langkah ini akan membawa manfaat besar bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.(SS37)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Dukung Penegerian Sekolah Yayasan, Mahasiswa MBD: Pendidikan Investasi Peradaban, Bukan Ajang Konflik
Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini
Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pelayanan Pemerintah Desa
Marak IUUF di laut Aru, DFW Gandeng Pemda Gelar Lokakarya
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:05 WIT

Dukung Penegerian Sekolah Yayasan, Mahasiswa MBD: Pendidikan Investasi Peradaban, Bukan Ajang Konflik

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:59 WIT

Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini

Berita Terbaru