Kampung Nelayan Merah Putih di Ohoi Lebetawi, Dorong Kemandirian Ekonomi Pesisir

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUAL | Maluku.Newsline.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia mempercayakan PT Adhi Karya sebagai kontraktor utama dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Ohoi Lebetawi, Kota Tual, Provinsi Maluku, dengan target penyelesaian proyek pada Desember 2025.

Kontraktor pelaksana, Naufal Harizzudin, memastikan seluruh pekerjaan telah berjalan sesuai jadwal. Beberapa fasilitas utama seperti balai pertemuan, kantor pengelola, sarana pendingin, gudang beku, dan tambatan perahu kini memasuki tahap akhir penyelesaian.

“Kami menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan proyek ini. Semua dilakukan dengan pengawasan yang ketat agar hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat nelayan,” ungkap Naufal, Jumat (7/11/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan bagian dari agenda nasional KKP untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesisir. Melalui penyediaan fasilitas modern, nelayan diharapkan dapat mengelola hasil tangkap secara mandiri dan meningkatkan nilai jual produk perikanan mereka.

Selain pembangunan infrastruktur, program ini juga menyertakan pelatihan peningkatan kapasitas nelayan. Masyarakat akan dibekali keterampilan dalam mengelola hasil laut, menjaga kebersihan lingkungan pesisir, serta mengembangkan usaha berbasis perikanan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku menyebut, proyek KNMP di Tual merupakan momentum penting bagi pemerataan pembangunan ekonomi di wilayah timur Indonesia. Program ini selaras dengan visi pemerintah pusat dalam memperkuat potensi maritim sebagai pilar utama ekonomi nasional.

Sementara itu, masyarakat Ohoi Lebetawi menyambut antusias proyek tersebut. Mereka menilai, kehadiran fasilitas baru ini akan membuka peluang ekonomi yang lebih luas, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan keluarga nelayan di kawasan pesisir.

Pemerintah Kota Tual turut memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan proyek ini. Pemkot berkomitmen menyiapkan regulasi serta sistem pengelolaan pasca proyek agar kegiatan di Kampung Nelayan Merah Putih dapat berjalan berkesinambungan dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

Proyek strategis bernilai Rp13 miliar ini bersumber dari APBN tahun 2025 dan menjadi bukti nyata komitmen KKP dalam menata kawasan pesisir secara terintegrasi. Kehadiran KNMP diharapkan tidak hanya memperkuat sektor ekonomi kelautan, tetapi juga memperkokoh identitas maritim masyarakat Maluku.

Dengan dukungan sinergis antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Ohoi Lebetawi menjadi tonggak penting menuju kemandirian nelayan lokal. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kampung nelayan modern yang berdaya saing dan berkelanjutan.adhi

Lebih dari sekadar proyek fisik, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih membawa pesan kebangkitan bagi masyarakat pesisir di Kota Tual untuk terus berinovasi, berdaya, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional. (KP)

 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata
Pertunjukan Musik: Merawat Musisi Ambon Lewat Kreativitas Mahasiswa Seni
Tokoh Adat Alune Wemale Seram Barat Siap Laporkan Wakil Gubernur Maluku atas Pernyataan yang Dianggap Menyinggung Tiga Pendeta
Pernyataan Wakil Gubernur Maluku Picu Reaksi Keras, Vigel Faubun: Pejabat Harus Jaga Etika Berkomunikasi
Aliansi Mahasiswa Kapitang Gelar Aksi Demonstrasi di Kantor Gubernur Maluku
Uang Yudisium Dikembalikan Mahasiswa Apresiasi Tindakan Plt Fakultas Hukum Ukim
Badan Eksekutif Mahasiswa IAKN Ambon Menggelar Paripurna BEM-V
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 13:07 WIT

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa

Senin, 9 Februari 2026 - 10:28 WIT

Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:13 WIT

Pertunjukan Musik: Merawat Musisi Ambon Lewat Kreativitas Mahasiswa Seni

Sabtu, 29 November 2025 - 13:58 WIT

Tokoh Adat Alune Wemale Seram Barat Siap Laporkan Wakil Gubernur Maluku atas Pernyataan yang Dianggap Menyinggung Tiga Pendeta

Sabtu, 29 November 2025 - 13:54 WIT

Pernyataan Wakil Gubernur Maluku Picu Reaksi Keras, Vigel Faubun: Pejabat Harus Jaga Etika Berkomunikasi

Berita Terbaru