Kab.MBD | Maluku.Newsline.id — Kondisi Pasar Tiakur di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Sejumlah fasilitas yang terbatas, penataan ruang yang belum optimal, serta kondisi lingkungan pasar yang kurang mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung menjadi tantangan yang hingga kini masih dirasakan masyarakat.
Menanggapi situasi tersebut, Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD) menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya dapat melakukan penataan Pasar Tiakur secara lebih terencana dan berkelanjutan. Organisasi mahasiswa ini menilai pasar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat lokal.
Sekretaris Umum GEMA MBD, Meri M. Awirana, mahasiswa asal Desa Nuwewang, Kecamatan Pulau Letti, menyampaikan bahwa Pasar Tiakur semestinya dapat mencerminkan geliat ekonomi masyarakat Maluku Barat Daya secara umum. Menurutnya, peningkatan kualitas pasar akan berdampak langsung pada kesejahteraan pedagang kecil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pasar Tiakur merupakan ruang ekonomi bagi pedagang kecil yang menggantungkan penghidupan keluarganya di sana. Oleh karena itu, penataan dan perbaikan fasilitas pasar menjadi hal yang penting untuk diperhatikan,” ujar Meri kepada media ini Jumat (02/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa para pedagang selama ini beraktivitas dengan berbagai keterbatasan, seperti kondisi lapak yang kurang layak, sistem drainase yang belum memadai, serta pengelolaan kebersihan yang masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan penanganan yang terkoordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait.
GEMA MBD berharap Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya bersama DPRD dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Pasar Tiakur, sekaligus mempertimbangkan pengalokasian anggaran yang proporsional untuk mendukung penataan pasar. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain itu, GEMA MBD juga mendorong dinas teknis terkait untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang ada di Pasar Tiakur melalui kebijakan dan program yang tepat sasaran. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kepentingan masyarakat Maluku Barat Daya melalui jalur dialog dan penyampaian aspirasi yang konstruktif.
(KB-AMBON )
Penulis : Melris Salmanu
Editor : Eston Halamury













