Ngobrol Pintar Untuk Membayangkan Masyarakat Maluku Tanpa Negara

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Agama dan Budaya kembali terus membakar semangat dan pikiran kritis melalui kegiatan Ngobrol Pintar. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 10.20–13.00 WIT dan dihadiri oleh dosen serta mahasiswa IAKN Ambon. Ngobrol Pintar kali ini menghadirkan suasana diskusi yang lebih serius dengan dialektika mendalam, mengangkat tema “Membayangkan Masyarakat Maluku Tanpa Negara: Sejarah, Tantangan, dan Imajinasi Sosial”.IMG 20251128 WA0002

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Victor Delvy Tutupary sebagai dosen IAKN Ambon, Zulfadly Tawainella sebagai aktivis masyarakat adat, dan Dietrick Hiskia sebagai perwakilan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK).

Dalam pemaparan materinya, Victor Delvy Tutupary menjelaskan bahwa konsep “masyarakat tanpa negara” bukanlah ajakan untuk menolak keberadaan negara, namun untuk memahami bagaimana masyarakat adat telah lama memiliki sistem pengaturan sosialnya sendiri.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20251128 WA0001
“Masyarakat Maluku itu sejak dulu hidup dengan pranata adat yang kuat. Negeri, soa, dan kepala-kepala adat adalah institusi sosial yang terbentuk jauh sebelum negara hadir. Ketika kita membayangkan masyarakat tanpa negara, kita sedang membahas bagaimana sistem-sistem itu bekerja dan bertahan,” jelasnya.

Sementara itu, Zulfadly Tawainella menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat adat dalam tekanan kapitalisme dan ekspansi industri yang terus masuk ke wilayah-wilayah adat. Ia menegaskan bahwa masyarakat adat hanya bisa bertahan jika tetap menjaga pengetahuan lokal dan kedaulatan ruang hidup mereka.
“Negara kadang hadir, tapi tidak selalu berpihak. Yang membuat masyarakat adat tetap hidup adalah hubungan mereka dengan tanah, hutan, laut, dan sistem pengetahuan yang diwariskan turun-temurun. Tantangannya hari ini adalah bagaimana bertahan ketika kapitalisme masuk dan negara sering kali berdiri di belakangnya,”ungkapnya.

Perwakilan mahasiswa, Dietrick Hiskia, memberi perspektif tentang bagaimana generasi muda perlu memahami dinamika relasi antara negara, masyarakat adat, dan kekuatan ekonomi. Ia menekankan bahwa diskusi seperti ini penting agar mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami realitas sosial di Maluku.
“Sebagai mahasiswa, kita harus mampu melihat bahwa masyarakat adat bukan objek penderita. Mereka punya kekuatan, mereka punya sejarah panjang. Kita belajar untuk melihat bagaimana negara membentuk struktur sosial, tapi juga bagaimana masyarakat adat menciptakan ruang-ruang perlawanan dan keberlanjutan,”ujarnya.

Kegiatan Ngobrol Pintar ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan antusiasme mahasiswa dalam mengkritisi konsep negara, adat, dan masa depan masyarakat Maluku di tengah perubahan sosial yang terus berkembang. (EH)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III
Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda
Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
GMKI Lantik, Fredy Leiwakabessy Pimpin Panitia Kongres GMKI ke-XL di Ambon
PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 
Konfercab XIV Tetapkan Eston Halamury Dan Dadang Rettob Nahkodai GMNI Ambon
P3MS Desak Polda Maluku Usut Tuntas Akun Pengancam Warga Samasuru
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:00 WIT

FH UKIM Raih Juara 2 Pada PATIMURA Moot Court Competition Piala Dekan III

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:51 WIT

Lomba Teatrikal AMGPM Cabang Sumber Kasih Jadi Ruang Kreativitas dan Semangat Pelayanan Pemuda

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIT

Pemuda Manipa Desak Polda Maluku Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan Abdullah Mahu

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIT

PC KMHDI Ambon Periode 2025-2027 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Kaderisasi 

Berita Terbaru