Pemerintah Sasar 53 Juta Pelajar untuk Program Cek Kesehatan Gratis

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Newsline.id —  Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah menyasar 53 juta pelajar secara nasional.

“Dengan target insyaaAllah nanti bisa mencapai 53 juta dari Sabang sampai Merauke,” ujar Menkomdigi, Senin (4/8/2025).

Ia mengatakan secara umum untuk program CKG telah menyentuh angka 16 juta penerima manfaat. “Dan sebelumnya sudah mencapai 16 juta orang di Indonesia yang sudah melakukan CKG,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai upaya mendukung kesuksesan program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini, pihaknya akan mengakomodasi seluruh infrastruktur layanan komunikasi, seperti percepatan koneksi dalam mengunggah data penyelenggaraan CKG.

“Karena nanti ketika ini dilakukan secara masif, data-datanya akan luar biasa banyak, dan kemudian juga menjadi penting untuk dilakukan sistem pendataan dengan baik dan terkoneksi dengan baik,” ujarnya.

Menkomdigi menjelaskan program CKG Sekolah tahap pertama ini digulirkan sebagai langkah dari komitmen pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk menuju kemandirian bangsa dan menciptakan Generasi Emas pada 2045.

“Lainnya adalah kami juga amat senang bisa juga melihat langsung di sini. Karena beberapa pemeriksaan misalnya tadi mata gitu, itu juga bagi kami baik sekali dalam rangka masukan untuk kesehatan,” jelas Menkomdigi. (****)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur
Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Waduh ! Disiplin dan Administrasi Puskesmas Di Wetar Utara Dipertanyakan, Benpus Tidak Ditempat, SPMT Belum Terbit
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:23 WIT

Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Berita Terbaru