Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Pertanian dan Pendidikan

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Maluku.Newline.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis pagi, 16 Oktober 2025, memimpin Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri yang membidangi sektor strategis pemerintahan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana serius namun penuh semangat kerja. Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antar kementerian dalam merespons berbagai tantangan nasional, terutama di bidang pertanian, ekonomi, dan pendidikan.

Dalam arahannya, Presiden menyoroti bidang pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan bangsa. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan ketersediaan pupuk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau bagi para petani di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Presiden, ketersediaan pupuk yang memadai akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian nasional. “Petani harus diberdayakan agar bisa mandiri dan tidak lagi kesulitan mendapatkan pupuk saat musim tanam,” ujar Prabowo dalam arahannya kepada Menteri Pertanian.

Presiden juga meminta agar Kementerian Pertanian segera memperkuat sistem distribusi pupuk dan memperluas program riset inovasi pertanian yang mampu menghasilkan varietas unggul dan ramah lingkungan.

Menanggapi arahan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti perintah Presiden. “Kami akan memastikan seluruh kebutuhan pupuk petani terpenuhi tepat waktu dan dengan harga yang wajar. Selain itu, kami juga sedang mempercepat pengembangan teknologi pertanian untuk meningkatkan hasil panen secara signifikan,” ungkap Amran usai rapat terbatas.

Dalam bidang ekonomi dan perbankan, Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE). Menurutnya, langkah tersebut krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional serta memperkuat cadangan devisa negara di tengah dinamika ekonomi global.

Kepala negara menilai, pengelolaan DHE yang baik tidak hanya berdampak pada kestabilan nilai tukar rupiah, tetapi juga memperkuat daya saing ekonomi nasional. Ia menegaskan agar Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia berkoordinasi secara intens dalam menjaga arus devisa agar tetap stabil.

Presiden juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kebijakan ekspor agar setiap pemasukan devisa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional. Ia meminta agar regulasi yang ada disederhanakan tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.

Pada kesempatan yang sama, Presiden memberikan arahan khusus kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia yang siap ditempatkan di sektor strategis nasional.

Prabowo menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi penentu keberhasilan pembangunan jangka panjang. Ia meminta agar pendidikan vokasi dan pelatihan teknis disesuaikan dengan kebutuhan industri, baik di sektor BUMN maupun swasta nasional.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan program percepatan pengembangan SDM unggul. “Kami akan memperluas kerja sama dengan industri dan lembaga penelitian, agar lulusan kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi langsung di dunia kerja,” ujarnya.

Dalam penutup arahannya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun bangsa yang kuat melalui kolaborasi antarsektor. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada implementasi nyata di lapangan.

Rapat tersebut berakhir dengan penegasan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras memastikan kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama. “Kita harus bergerak cepat, terukur, dan berpihak pada rakyat,” pungkas Presiden Prabowo.(SS37)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Dukung Penegerian Sekolah Yayasan, Mahasiswa MBD: Pendidikan Investasi Peradaban, Bukan Ajang Konflik
Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini
Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pelayanan Pemerintah Desa
Marak IUUF di laut Aru, DFW Gandeng Pemda Gelar Lokakarya
SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:05 WIT

Dukung Penegerian Sekolah Yayasan, Mahasiswa MBD: Pendidikan Investasi Peradaban, Bukan Ajang Konflik

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:59 WIT

Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini

Berita Terbaru