Revitalisasi Sekolah: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Berikan Lingkungan Belajar yang Ideal

Sabtu, 21 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi Sekolah: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Berikan Lingkungan Belajar yang Ideal

Revitalisasi Sekolah: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Berikan Lingkungan Belajar yang Ideal

Jawa Tengah, Newsline.id – Revitalisasi sekolah merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, dan hingga kini terus dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan layanan pendidikan yang aman dan bermutu untuk semua.

Dalam perkembangan pelaksanaan program, beberapa satuan pendidikan yang telah menerima manfaat yakni TK Pertiwi 1 Serang, Purbalingga, SMPN 1 Purbalingga dan SDN 2 Purwokerto Wetan, Jawa Tengah. Fokus revitalisasi ini mencakup pembangunan tiga unit toilet baru, perbaikan ruang kelas, serta penyediaan area bermain, perbaikan tempat ibadah, unit kesehatan sekolah (UKS) serta ruang pendukung lainnya. Selain itu, berfokus pada kerusakan parah terjadi pada dinding yang mengelupas, dan struktur bangunan yang masih menggunakan material lama sehingga atap ruang kelas sudah ada yang mulai berjatuhan.

Sebagai informasi, seluruh dana bantuan ditransfer langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara mandiri oleh sekolah. Pengawasan juga dilakukan secara bersama-sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Pembinaan PAUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Agus Tri Rusiana menyampaikan bahwa pengajuan bantuan revitalisasi berdasarkan pada hasil analisis kondisi bangunan yang tercantum di Dapodik serta legalitas kepemilikan lahan. “Proses verifikasi lapangan dilakukan oleh Dinas untuk memastikan kesesuaian data, sedangkan pengelolaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah dengan pendampingan teknis dari Dinas,” ucap Agus.

Revitalisasi ini dijadikan momen bergotong royong masyarakat setempat secara sukarela sehingga dapat terlibat dalam membersihkan lahan dan menjaga lingkungan sekolah. Proses pembelajaran tetap berjalan, walaupun aktivitas berada luar ruangan tetapi tetap dibatasi demi keamanan anak-anak. Tak hanya itu, selama proses pembangunan, siswa belajar di ruang kelas seadanya, yang telah diubah menjadi arena bermain dan belajar yang menarik. Selanjutnya, diharapkan pemeliharaan fasilitas hasil pembangunan ini akan melibatkan dana partisipasi masyarakat yang selama ini telah rutin dilakukan melalui iuran sukarela.

Lebih lanjut, Kepala SDN 2 Purwokerto Wetan, Suryani mengungkapkan bahwa para siswa dan orang tua telah menunjukkan pengertian dan dukungan selama masa pembangunan. Ia menyambut baik program revitalisasi ini yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekolah, khususnya Wali Murid dan Panitia Pelaksana Satuan Pendidikan (P2SP).

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Purbalingga, Eni Rundiati, menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dana bantuan dimulai dari proses perencanaan dilakukan secara sistematis dan transparan. Sebelum mulai pembangunan, seluruh sekolah diwajibkan menyusun Rencana Anggaran Anggaran (RAB) secara rinci dan jelas untuk memastikan dana yang digunakan sesuai kebutuhan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Kami selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana. RAB disusun secara jelas dan transparan, sesuai dengan pedoman dan juknis dari Kementerian. Selain itu, kami juga selalu berkoordinasi dengan panitia P2SP agar pembangunan dapat terus dikawal dengan baik”, jelas Eni yang disampaikan dalam kegiatan Presstour di Purbalingga (13/6).

Harapan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah TK Pertiwi 1 Serang, Khotinah, bahwa revitalisasi tidak hanya soal membangun fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa dan mencetak generasi unggul. Program ini adalah upaya memberikan layanan pendidikan yang lebih bermutu, aman, dan menyenangkan bagi seluruh anak. “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini, semoga ini menjadi awal yang baik untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di wilayah kami,” ungkap Khotinah. (********)

Sumber : Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAKN Ambon Wisuda 97 Lulusan, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Kolaborasi 6 Paguyuban MBD Hadirkan LDK di Ambon, Perkuat Kapasitas Generasi Penerus
MK: Gaji Pensiunan DPR Bisa di Hapus Jika UU Baru Tak Dibuat dalam 2 Tahun
IAKN Ambon Gelar Kuliah Perdana, Pengembangan SDM Perguruan Tinggi Keagamaan melalui Layanan Beasiswa dan Riset
Ramadan Penuh Kebersamaan, Prodi Ilmu Hukum PSDKU Unpatti MBD Gelar Buka Puasa Bersama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:19 WIT

IAKN Ambon Wisuda 97 Lulusan, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:39 WIT

Kolaborasi 6 Paguyuban MBD Hadirkan LDK di Ambon, Perkuat Kapasitas Generasi Penerus

Berita Terbaru