Saadiah Ulupuuty Dorong Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Maluku

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMBON | Maluku.Newsline.id — Upaya memperjuangkan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia kembali menggema dari Maluku. Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, ST, menjadi penggerak utama di balik kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Provinsi Maluku pada 30–31 Oktober 2025, guna meninjau langsung kondisi infrastruktur dan transportasi di wilayah kepulauan tersebut.FB IMG 1761873757971

Kunjungan ini menjadi momen penting bagi DPR RI bersama pemerintah pusat untuk memahami secara nyata berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Maluku. Dalam forum politik nasional, Saadiah terus menegaskan bahwa pembangunan di wilayah kepulauan harus didesain berbeda dari daerah daratan.

“Maluku memiliki karakter geografis yang unik. Ribuan pulaunya menuntut strategi pembangunan yang terintegrasi antara transportasi laut, darat, dan udara,” jelas Saadiah saat mendampingi tim Komisi V meninjau proyek Coastal Road Ambon. Ia menilai pendekatan seragam hanya akan memperlebar kesenjangan pembangunan di kawasan timur.FB IMG 1761873754410

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan yang berlangsung dua hari itu, rombongan Komisi V DPR RI meninjau beberapa proyek vital seperti Pelabuhan Yos Sudarso, fasilitas dermaga rakyat, serta sejumlah titik infrastruktur di Kota Ambon dan sekitarnya. Setiap lokasi menjadi bukti nyata bahwa kebutuhan dasar masyarakat kepulauan masih memerlukan perhatian serius dari pusat.

Rombongan Komisi V juga melibatkan berbagai kementerian dan lembaga teknis, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BMKG, BASARNAS, serta beberapa BUMN yang bergerak di sektor konstruksi dan transportasi. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu menyusun peta jalan pembangunan Maluku yang lebih terarah dan terukur.FB IMG 1761873750710

Saadiah menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar formalitas reses, melainkan wujud komitmen nyata untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan berpihak kepada daerah kepulauan. “Kami tidak ingin kunjungan ini hanya menghasilkan laporan, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan yang berkeadilan bagi masyarakat timur,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun konektivitas antar pulau, terutama melalui peningkatan infrastruktur transportasi laut dan udara. Menurutnya, tanpa jembatan laut dan pelabuhan yang memadai, masyarakat di pulau-pulau kecil akan terus tertinggal dalam akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.FB IMG 1761873747416

Dalam agenda malam harinya, Komisi V DPR RI menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Maluku, Bupati/Wali Kota se-Maluku, dan perwakilan kementerian terkait. Rapat tersebut membahas isu strategis seperti pemerataan pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan layanan pelayaran perintis, serta penguatan ekonomi masyarakat kepulauan.

Saadiah dalam forum tersebut kembali menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, agar setiap proyek benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat lokal. Ia menyebut DPR RI siap mengawal hasil rapat hingga ke tahap penganggaran dan pelaksanaan teknis di kementerian.FB IMG 1761873744346

“Ini bukan hanya perjuangan administratif, tetapi perjuangan moral untuk memastikan negara hadir di Maluku,” kata Saadiah. Ia menambahkan, semangat kolektif antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat harus menjadi kunci utama dalam membangun daerah kepulauan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Komisi V dapat menyerap aspirasi langsung dari masyarakat dan melihat fakta lapangan yang selama ini menjadi tantangan. Saadiah menyebut, suara timur tidak hanya ingin didengar, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.FB IMG 1761873740090

Dengan semangat “Suara dari Timur”, Saadiah Uluputty berharap Maluku dapat bangkit sebagai garda depan pembangunan maritim nasional, bukan lagi daerah yang menunggu perhatian. Ia yakin, ketika setiap pulau mendapatkan akses dan peluang yang setara, kesejahteraan masyarakat timur akan benar-benar terwujud.
(BOYS)

 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat
GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi
Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa
Mahasiswa MBD Soroti Polemik Anggaran Kelistrikan Rp9 Triliun di Maluku, Dorong Transparansi
Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela
Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku
Skandal Anggaran Publikasi Pemkot Ambon Rp13,6 Miliar Disorot, Mahasiswa Desak Kejati Maluku Usut Temuan BPK
Valentino Manduapessy Soroti Prioritas APBN: MBG dan Kopdes Berjalan, Penanganan Bencana NTT Jangan Terabaikan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:51 WIT

Saniri Alifuru: Konservasi Jangan Marginalkan Masyarakat Adat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:02 WIT

GEMA PENU SETARA Kritik Pertemuan 11 Raja Negeri, Minta Masyarakat Adat Dilibatkan dalam Penyelesaian Konservasi

Jumat, 4 September 2026 - 00:05 WIT

Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa

Selasa, 1 September 2026 - 23:24 WIT

Pemprov Maluku Apresiasi Pengawalan Mahasiswa MBD terhadap Tenaga Kerja Lokal Blok Masela

Selasa, 1 September 2026 - 22:52 WIT

Pastikan Tenaga Kerja Lokal pada Pengembangan Blok Masela, GEMA MBD, GMBK dan Ketua Paguyuban se-Kabupaten MBD Audiensi dengan Disnakertrans Provinsi Maluku

Berita Terbaru