Maluku.newsline.id| Maluku Tenggara, 25 Juni 2025 BMKG Imbau Warga Maluku Tenggara Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (25/6/2025), dengan peringatan dini terhadap potensi hujan disertai petir di beberapa wilayah Kepulauan Kei. Cuaca dominan berawan sejak pagi hingga malam, namun hujan singkat hingga badai petir diperkirakan terjadi mulai siang hari.
Hingga pukul 09.00 WIT, suhu tercatat berada pada 22 derajat Celcius dengan kondisi berawan tebal. Menjelang siang, hujan petir diperkirakan turun sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIT. Sementara itu, sore hingga malam akan didominasi oleh awan tebal dengan hujan ringan secara periodik. Suhu berkisar antara 22 hingga 24 derajat Celcius sepanjang hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
BMKG mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan jalur transportasi laut. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memantau perkembangan cuaca secara berkala, khususnya bagi nelayan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Kabupaten Maluku Tenggara sendiri terdiri dari 11 kecamatan di gugusan Kepulauan Kei, yakni Kecamatan Kei Kecil, Kei Kecil Barat, Kei Kecil Timur, Kei Kecil Timur Selatan, Hoat Sorbay, Manyeuw, Kei Besar, Kei Besar Selatan, Kei Besar Selatan Barat, Kei Besar Utara Timur, dan Kei Besar Utara Barat. Cuaca hari ini diperkirakan relatif merata di seluruh kecamatan tersebut.
Menurut prakiraan mingguan dari BMKG, cuaca di Maluku Tenggara masih berada dalam masa transisi dengan potensi hujan intensitas sedang hingga tinggi hingga akhir Juni 2025. Angin kencang dan badai petir bisa saja muncul secara mendadak di beberapa wilayah.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk membersihkan saluran air, menunda aktivitas laut saat cuaca memburuk, serta memantau informasi resmi BMKG melalui situs www.bmkg.go.id atau kanal sosial media @infoBMKG. Pemerintah daerah dan pihak terkait juga diharapkan sigap dalam mitigasi apabila terjadi cuaca ekstrem di beberapa titik.
Meski sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, wilayah Maluku Tenggara termasuk dalam zona yang masih mengalami anomali cuaca, sehingga kewaspadaan tetap menjadi prioritas bersama.
EDITOR | SS37
REDAKSI : maluku.newsline.id
Disusun berdasarkan data resmi BMKG per 25 Juni 2025










