Basarnas Ambon Resmi Tutup Operasi SAR KM Indo Perkasa 03 di Laut Aru

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon resmi menutup Operasi SAR kecelakaan tenggelamnya KM Indo Perkasa 03 di Perairan Laut Aru setelah memasuki hari ketujuh pencarian, Selasa (10/2/2026). Hingga operasi dihentikan, empat korban masih dinyatakan hilang.

Pada hari ketujuh operasi, Tim SAR Gabungan kembali mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik koordinat pencarian. Sekitar pukul 08.15 WIT, dua unit alat utama laut yaitu RIB USS Dobo dan Speedboat BPBD Dobo bergerak menuju area operasi.

Adapun area pencarian meliputi koordinat:

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

SRU 1:

* 5°50’46.00″S – 134°8’59.00″E

* 5°32’45.00″S – 134°8’59.00″E

SRU 2:

* 5°32’45.00″S – 134°8’59.00″E

* 5°18’23.00″S – 134°8’59.00″E

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa dalam dua hari terakhir operasi pencarian menghadapi kendala cuaca buruk dan gelombang tinggi di Perairan Laut Aru.

“Pelaksanaan Operasi SAR beberapa hari terakhir mendapat tantangan berupa cuaca buruk dan gelombang tinggi. Namun seluruh tim tetap melaksanakan pencarian dengan mengutamakan faktor keselamatan,” ujar Arafah.

Pencarian dilakukan hingga menjelang sore hari dengan jangkauan sekitar ±35 nautical mile ke arah utara dan barat. Namun, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban yang masih hilang.

Arafah menambahkan, pada dua hari sebelumnya tim menerima informasi dari Tim DVI Polda Maluku terkait identifikasi satu korban yang dimakamkan di Desa Jerwatu, Kecamatan Aru Utara, atas nama Imam. Dengan demikian total korban meninggal dunia yang berhasil teridentifikasi menjadi empat orang.

Setelah tujuh hari operasi tanpa hasil tambahan, Basarnas bersama keluarga korban dan unsur potensi SAR sepakat menghentikan operasi pencarian. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

IMG 20260210 WA0011

Sebelumnya, KM Indo Perkasa 03 dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di Perairan Pulau Wasir (Toba) Utara, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Informasi awal diterima Unit Siaga SAR Dobo pada 4 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 WIT dari Sertu Abdillah, anggota Korem Dobo. Kejadian tenggelamnya kapal diperkirakan terjadi pada 2 Februari 2026 sekitar pukul 07.00 WIT.

Kapal cumi tersebut membawa 16 anak buah kapal (ABK). Hingga operasi SAR hari ketujuh, tercatat delapan orang selamat, empat orang meninggal dunia, dan empat orang lainnya masih hilang.

Data Korban:

Selamat (8 orang):

Zainudin, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansyah, Muhamad Nur Isnaeni, Muhammad Ridwan, Wandi Salusi.

Meninggal Dunia Teridentifikasi (4 orang):

Fransiskus, Liadi, Muhamad Panji, Imam.

Masih Hilang (4 orang):

Nari, Andriyanus, Aditya Saputra, Agung Muhammad.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Dobo, Kantor SAR Ambon, Polair Polres Aru, Brimob Kompi C Kepulauan Aru, Lanal Aru, Kodam XV Pattimura, BPBD Dobo, RSUD Cendrawasih Dobo, DVI Polda Maluku, Kementerian Kelautan dan Perikanan Kawasan Konservasi Kepulauan Aru, serta masyarakat setempat.

Sarana yang digunakan dalam operasi meliputi KM Sumber Rezeki Baru, KM Sumber Alam, RIB USS Kepulauan Aru, Speedboat BPBD Dobo, dan longboat milik masyarakat.

Sementara itu, kondisi cuaca selama operasi dilaporkan hujan sedang, angin dari barat laut dengan kecepatan 26 knot, serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. (**)

Penulis : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirgahayu ke-18 Buru Selatan, KMHDI Soroti Kondisi SD Negeri Kusu-Kusu yang Belum Miliki Fasilitas Layak
IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028
KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028
Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot
Musyawarah Besar Ke-I IP2H Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Tata Organisasi Demi Masa Depan Hatumete
Lomba Tari Kreasi Budaya Maluku 2026 Jadi Ajang Unjuk Kreativitas Generasi Muda
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09 WIT

IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13 WIT

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:07 WIT

Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028

Senin, 29 Juni 2026 - 16:33 WIT

Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot

Berita Terbaru