Ambon | Maluku.Newsline.id — Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon ke-XXXV yang berlangsung di Airlouw, Gereja Bethania, Batu Meja, pada 11–27 Januari 2026, mencatat sejarah baru dalam dinamika organisasi. Brian Lewerissa terpilih sebagai Sekretaris Cabang GMKI Ambon, sekaligus menjadi kader pertama yang berasal dari Komisariat STIKES Pasapua yang dipercaya menduduki posisi strategis di tingkat cabang.
Terpilihnya Brian menjadi penanda penting bagi komisariat yang selama ini kerap diposisikan sebagai komisariat perbatasan—minim sorotan, jarang diperhitungkan, namun perlahan membangun konsistensi kaderisasi. Setelah 13 tahun bernaung di bawah Cabang GMKI Ambon, Komisariat STIKES Pasapua akhirnya menorehkan tonggak sejarah melalui kadernya.
Dengan semangat GMKI Ambon Produktif, Brian memandang jabatan sekretaris bukan sekadar posisi administratif, melainkan pusat kendali organisasi yang menentukan arah kerja, disiplin program, dan kesinambungan gerakan. Ia menekankan bahwa GMKI harus bertumbuh melalui kolaborasi, bukan friksi internal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pernyataannya, Brian menyampaikan harapan agar dinamika organisasi ke depan lebih sehat dan berorientasi pada kerja nyata.
“Semoga ke depannya kita sama-sama membesarkan, bukan saling menjatuhkan. Mari kita bekerja sama untuk meningkatkan kontribusi GMKI dalam pembangunan dan pemerintahan di Maluku, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman,” ujarnya.
Konfercab XXXV GMKI Ambon sendiri berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh dialektika. Keterpilihan Brian Lewerissa dipandang sebagai bukti bahwa komisariat—termasuk yang berada di pinggiran—memiliki hak dan peluang yang sama untuk berkontribusi pada kepemimpinan cabang.
Terpilihnya Brian Lewerissa sebagai Sekretaris Cabang GMKI Ambon Masa Bakti 2025-2027 diharapkan menjadi jembatan penguatan komunikasi antar-komisariat sekaligus simbol bahwa kesetiaan berproses, meski jauh dari pusat, pada akhirnya akan menemukan panggungnya sendiri. (AA)
Penulis : Angklin Ahwalam
Editor : Eston Halamury










