Diduga Tenggelam Saat Berenang, Pria Lansia Ditemukan Meninggal oleh Tim SAR Gabungan di Perairan SBB

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. SBB | Maluku.Newsline.id — Seorang pria lanjut usia yang dilaporkan hilang diduga tenggelam di perairan Dusun Pakarena, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 08.05 WIT setelah dilakukan operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

 

Korban diketahui bernama Ode Haliki (84). Ia sebelumnya dilaporkan hilang pada Kamis (25/12/2025) setelah berenang di pesisir Pantai Desa Pakarena sekitar pukul 07.00 WIT dan tidak terlihat kembali. Laporan tersebut disampaikan oleh warga bernama Fathin Tuasamu kepada Comm Centre Basarnas Ambon pada pukul 17.20 WIT.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu Tim Rescuer Basarnas Ambon langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan kapal fery. Tim tiba di Desa Pakarena sekitar pukul 21.00 WIT dan langsung berkoordinasi dengan aparat desa serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

 

Kepala Basarnas Ambon Muhammad Arafah menjelaskan pihaknya bergerak cepat setelah informasi diterima.

“Usai kami terima informasi tersebut kemarin, kami kerahkan Tim Rescuer yang saat itu sedang melakukan patroli di Pelabuhan Tulehu. Pencarian dilakukan bersama unsur masyarakat. Alhamdulillah, pada Jumat (26/12), korban berhasil ditemukan dan dievakuasi Tim SAR Gabungan di sekitar perairan Desa Seriawan, Kabupaten SBB dengan jarak kurang lebih 1,97 nautical mile dari lokasi awal,” jelasnya.

 

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Pakarena.

IMG 20251226 WA0008 1

Unsur yang terlibat dalam Operasi SAR yakni:

Rescuer Basarnas Ambon, Babinsa Pakarena, Babinsa Kelapa Dua, Bhabinkamtibmas Pakarena & Kelapa Dua, KASPK Polsek Kairatu, BPBD Kabupaten SBB, serta bantuan masyarakat setempat sebanyak 20 orang.

Operasi juga didukung dengan peralatan Rescue Car, Rubber Boat, long boat milik masyarakat, serta peralatan selam.

 

Saat pencarian, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan angin dari arah utara berkecepatan 8–21 knot serta gelombang sekitar 1,25 meter.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (EH)

Penulis : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Laut
Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Konflik Antarwarga Terjadi di SBB, Diduga Berawal dari Ucapan Menghina dan Aksi Ugal-ugalan
Warga Desa Laturake Keluhkan Akses Jalan, Panser UKIM: Pemkab SBB Segera Turun Tangan
Tokoh Adat SBB Apresiasi Kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Ketua PKK Yeni Rosbayani
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:28 WIT

Nelayan Desa Kawa Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Laut

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIT

Pemuda Diduga Keroyok Warga Honitetu di Rumberu, Keluarga Minta Polisi Bertindak

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Rabu, 22 April 2026 - 20:26 WIT

Tradisi Koinonia Hidupkan Gotong Royong, Warga Waraloin dan Uwen Bangun Rumah Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terbaru