DPC GMNI SBT Gelar Mediasi dengan Kepala Dinas PMD, Desak Percepatan Pencairan Dana Desa

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SBT | Maluku.Newsline.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar forum mediasi bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten SBT guna membahas keterlambatan pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di sejumlah desa.

Langkah tersebut diambil setelah DPC GMNI SBT melakukan kajian lapangan dan menerima berbagai keluhan dari pemerintah desa maupun masyarakat terkait belum terealisasinya pencairan anggaran yang berdampak pada terhambatnya penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan fisik, serta program pemberdayaan masyarakat.

Ketua DPC GMNI SBT, Moh Nur Hulihulis, menegaskan bahwa kehadiran GMNI merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menyuarakan aspirasi masyarakat desa yang hingga kini belum memperoleh kepastian mengenai pencairan dana.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta penjelasan secara terbuka mengenai letak persoalan yang menyebabkan keterlambatan pencairan Dana Desa dan ADD. Apakah kendalanya berada pada administrasi pemerintah desa atau justru pada proses verifikasi di internal Dinas PMD. Keterlambatan ini berdampak langsung terhadap pelayanan dan kesejahteraan masyarakat desa,” tegas Moh Nur Hulihulis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PMD Kabupaten Seram Bagian Timur, Yea Hamja Alhamid, mengapresiasi langkah kontrol sosial yang dilakukan DPC GMNI SBT. Ia menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adanya penyesuaian regulasi dari pemerintah pusat yang berdampak pada proses asistensi APBDes, serta masih banyak desa yang belum menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahap sebelumnya sehingga proses pencairan tahap berikutnya belum dapat dilakukan.

Selain itu, Dinas PMD berkomitmen mempercepat proses verifikasi terhadap desa-desa yang telah melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan memberikan pendampingan kepada desa yang masih mengalami kendala.

Dalam forum tersebut, Sekretaris DPC GMNI SBT, Fahlan Elwuar, turut menyampaikan bahwa salah satu kendala utama berada pada aspek administrasi di tingkat desa, khususnya kapasitas operator desa.

“Permasalahan administrasi banyak terjadi pada operator desa. Karena itu, kami mendorong agar setiap desa memiliki operator yang mendapatkan pembinaan dan pelatihan secara khusus sehingga mampu mempercepat seluruh proses administrasi dan tahapan pencairan Dana Desa,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas PMD, Yea Hamja Alhamid, menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera melaksanakan pelatihan dan pembinaan kepada operator desa.

“Insyaallah, dalam waktu dekat kami akan melaksanakan pelatihan dan pembinaan kepada seluruh operator desa agar mampu meningkatkan kapasitas dalam proses administrasi serta mempercepat verifikasi dokumen sebagai bagian dari percepatan pencairan Dana Desa,” ungkapnya.

Mediasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan penting, di antaranya Dinas PMD akan mengoptimalkan tim verifikasi untuk mempercepat pencairan bagi desa yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Selain itu, DPC GMNI SBT akan ikut mengawal proses pencairan agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar. Kedua pihak juga sepakat mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa, khususnya operator desa, melalui program pelatihan dan pendampingan.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama bahwa Dinas PMD Kabupaten Seram Bagian Timur akan mengambil langkah percepatan pada pekan ini guna merealisasikan pencairan Dana Desa bagi desa-desa yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN 24 Jam Kini Terangi Tum dan Gusalau SBT
Soroti Masalah Perumahan Rakyat, DPC GMNI SBT Bangun Dialog bersama Dinas PKP
Sikapi Polemik Penyaluran Bantuan, DPC GMNI SBT Gelar Audiensi dengan Kepala Desa Wailola
4 Tahun Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni, GMNI SBT Desak Pemda & Desa Wailola Segera Bertindak
Polres SBT Dinilai Lamban, GASMEN Maluku Minta Polda Ambil Alih Kasus Obat Kadaluarsa
GMNI SBT Jalin Sinergi dengan Polres, Dorong Penegakan Hukum dan Stabilitas Keamanan Daerah
Kepengurusan Baru GMNI SBT Disahkan, Abdul Sileuw dan M. Nur Hulihulis Ambil Peran
Menuju Rapat Kerja, AMGPM Ranting Imanuel Bangun Semangat Lewat Aksi Dana
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN 24 Jam Kini Terangi Tum dan Gusalau SBT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:30 WIT

Soroti Masalah Perumahan Rakyat, DPC GMNI SBT Bangun Dialog bersama Dinas PKP

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIT

DPC GMNI SBT Gelar Mediasi dengan Kepala Dinas PMD, Desak Percepatan Pencairan Dana Desa

Senin, 22 Juni 2026 - 15:09 WIT

Sikapi Polemik Penyaluran Bantuan, DPC GMNI SBT Gelar Audiensi dengan Kepala Desa Wailola

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:32 WIT

4 Tahun Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni, GMNI SBT Desak Pemda & Desa Wailola Segera Bertindak

Berita Terbaru