Efisiensi Anggaran Jadi Momentum, HIPPMAS Dorong Buru Selatan Genjot PAD dari Pariwisata dan UMKM

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru Selatan | Maluku.Newsline.id — Di tengah kebijakan efisiensi dan penyesuaian anggaran yang berdampak pada daerah, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan didorong untuk memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis guna menjaga stabilitas pembangunan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Ambalau Siwar (HIPPMAS), Abduk Rauf Solissa, menilai bahwa kondisi efisiensi anggaran harus dijadikan momentum untuk mempercepat kemandirian fiskal daerah.

“Ketergantungan pada transfer pusat perlu diimbangi dengan terobosan kebijakan yang mampu menggali dan mengelola potensi lokal secara maksimal,” kata Solissa dalam keterangannya, Kamis (27/02/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, potensi ekonomi bernilai tinggi di Kabupaten Buru Selatan sangat besar jika dikelola secara optimal dan terarah. Ia menekankan bahwa daerah tersebut memiliki kekayaan sumber daya alam, potensi wisata bahari, serta kearifan lokal yang dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

“Buru Selatan memiliki kekayaan sumber daya alam, potensi wisata bahari, serta kearifan lokal yang bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara profesional dan terintegrasi,” ujarnya.

Solissa berharap pemerintah daerah memberi prioritas lebih serius pada pengembangan UMKM dan sektor pariwisata. Ia menilai kedua sektor ini bukan lagi pelengkap, melainkan harus ditempatkan sebagai strategi utama peningkatan PAD.

“Di masa efisiensi ini, pemerintah daerah harus lebih inovatif. Pariwisata dan UMKM bukan hanya sektor pelengkap, tetapi harus menjadi prioritas utama dalam strategi peningkatan PAD. Dengan pengelolaan yang serius dan terukur, dua sektor ini dapat menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kebijakan yang tepat sasaran tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah.

“Dukungan berupa akses permodalan, pelatihan manajemen usaha, legalitas produk, hingga promosi berbasis digital harus menjadi perhatian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar setiap program yang dijalankan benar-benar berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

“Transparansi, akuntabilitas, dan sinergi lintas sektor menjadi faktor penting agar setiap program benar-benar menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ungkap Solissa.

Dengan komitmen kepemimpinan daerah yang kuat, dukungan DPRD, serta partisipasi aktif masyarakat, Kabupaten Buru Selatan diyakini mampu menghadapi tantangan efisiensi anggaran dengan strategi pembangunan yang adaptif dan berkelanjutan.

Menutup pernyataannya, Solissa berharap pemerintah daerah terus melakukan inovasi dan terobosan kebijakan demi mewujudkan kemandirian fiskal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Buru Selatan. (*)

Editor : Eston Halamury

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop
Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN 24 Jam Kini Terangi Tum dan Gusalau SBT
AMGPM Cabang Eden Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Kampanye Bebas Sampah
Masyarakat dan Staf Adat Desa Hila Pasang Sasi Adat, Desak PT GBU Hentikan Aktivitas
Warga Pasang Sasi di Lokasi Tambang Dobo, DLH Aru Dituding Tebang Pilih
Tiga Tuntutan Urgent Masyarakat Adat Manusela
Aksi Masyarakat Adat Manusela bertajuk “September Hitam: Suara dari Tanah Terakhir”
Polemik Penyaluran Bantuan Beras Pangan di Desa Lena, Warga Soroti Data Penerima
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:04 WIT

Kapasitas Masyarakat Adat Negeri Solea di Perkuat Lewat FPIC Workshop

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:47 WIT

Puluhan Tahun Menanti, Listrik PLN 24 Jam Kini Terangi Tum dan Gusalau SBT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:56 WIT

AMGPM Cabang Eden Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Lewat Kampanye Bebas Sampah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:08 WIT

Masyarakat dan Staf Adat Desa Hila Pasang Sasi Adat, Desak PT GBU Hentikan Aktivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 08:00 WIT

Warga Pasang Sasi di Lokasi Tambang Dobo, DLH Aru Dituding Tebang Pilih

Berita Terbaru