Ambon | Maluku.Newsline.id – Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institusi Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon bersama RRI Ambon melakukan kolaborasi Street Session dalam kegiatan Ngobrol Pintar (Ngopi) yang merupakan program dari pada Program Studi Agama dan Budaya.
Kegiatan ini berlangsung di Plaza Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) sekitar pukul 09.30-12.00 WIT dengan mengusung tema “Self-Care Gen Z Agar Mental Strong Hadapi Quarter-Life Crisis”. Turut hadir juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Febby Nancy Patty, D.Th., S.Ag.,M, Th, Wakil Dekan I FISK Drs. Sipora B. Warella, M.Pd, K, Ketua Tim Penyiaran RRI Ambon Philip Sekewael bersama Tim Penyiaran, Para Kepala Program Studi yang ada di FISK, Dosen, Mahasiswa dan para narasumber yang membawakan materi pada kegiatan ini.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Febby Nancy Patty, D.Th., S.Ag.,M, Th mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan Ngobrol Pintar yang selalu diselenggarakan oleh Program Studi Agama dan Budaya di tiao hari Jumat yang saat ini sementara berkolaborasi dengan RRI Ambon Pro 2 (dua) Street Session.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan hari ini sebenarnya kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) yang diselenggarakan biasanya tiap Jumat dan hari ini kita berkolaborasi dengan Pro 2 (dua) Street Session” jelas Patty saat diwawancarai media ini Jumat (30/10/2025).
Patty juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi proses pertumbuhan kualitas mahasiswa dengan harapan generasi Z bisa dibentuk melalui proses identitasnya.
“Lewat kegiatan ini bisa menumbuhkan kualitas mahasiswa kita, ada share, sumbangan-sumbangan yang disampaikan lewat proses ini yaitu proses edukasi. Kita punya harapan lewat kegiatan seperti ini mahasiswa kita termasuk generasi Z itu diharapkan sehat mental dan juga proses identitas dibentuk” harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penyiaran RRI Ambon Philip Sekewael menjelaskan kegiatan ini termasuk salah satu program RRI Ambon khususnya program dua yang bertujuan untuk lebih mendekatkan RRI Ambon dengan masyarakat.
“Ini merupakan program RRI khususnya di programa 2 (dua). Jadi intinya RRI ingin mendekatkan, mendengar, tidak hanya main dalam box siaran, siarannya tidak hanya di studio tapi lebih mendekatkan RRI dengan masyarakat” ujar Sakawael.
Lebih lanjut, Sakawael mengatakan dengan mendekatkan RRI ke masyarakat salah satunya lewat dunia kampus.
“Untuk dunia kampus kita pakai IAKN, karena memang ada pertimbangan-pertimbangan khusus dalam arti bahwa ada hubungan kerja sama dengan IAKN, tapi tidak menutup kemungkinan untuk kampus yang lain, bahkan sampai ke tingkat masyarakat yang paling bawah” tambahnya.
Ia pun menjelaskan bahwa RRI bukan sebatas penyiar berita, namun sebagai Rumah Rakyat Indonesia yang diwadahi semua unsur masyarakat.
“RRI selain Radio Republik Indonesia ada satu istilah Rumah Rakyat Indonesia. Jadi, RRI ini tempat berkumpul semua lapisan masyarakat yang ada” ungkapnya.
Acara pun semakin menarik saat dihadirkan dua narasumber inspiratif yaitu Khairunnisa Nuraini R., S.Psi., M.Psi, seorang Psikolog muda yang membahas pentingnya self-awareness dan self-care dalam menjaga kesehatan mental Gen Z.
Sedangkan Gilberth Pattihawean, S.Kep, seorang Praktisi kesehatan yang berbagi tentang keseimbangan antara fisik, mental, dan sosial di tengah tekanan hidup dan karier.
Usai pemaparan materi suasana menjadi semakin hidup dengan games yang seru seperti kuis istilah anak muda dan permainan cepat tanggap menggunakan timer di layar.
Diketahui, Kegiatan Ngobrol Pintar bersama RRI Ambon ini menjadi pengalaman perdana yang diselenggarakan di lingkungan kampus IAKN Ambon.
(E-H)










