GEMA MBD Bangkit Setelah Delapan Tahun Vakum, Pengurus Periode 2025–2027 Resmi Dilantik

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.newsline.id — Setelah kurang lebih delapan tahun mengalami kevakuman, Gerakan Mahasiswa Maluku Barat Daya (GEMA MBD) akhirnya kembali bangkit. Kepengurusan GEMA MBD periode 2025–2027 resmi dilantik pada Sabtu (13/12/2025) pukul 16.03 WIT, bertempat di Aula DPRD Provinsi Maluku.

 

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting kebangkitan kembali organisasi paguyuban mahasiswa Maluku Barat Daya yang selama ini dikenal memiliki peran strategis dalam mengawal isu-isu daerah di tingkat provinsi. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Pembina GEMA MBD, anggota DPRD Provinsi Maluku Samora Noach, S.P., perwakilan organisasi kemahasiswaan seperti GMNI Cabang Ambon dan GMKI Ambon, serta perwakilan paguyuban kecamatan se-Kabupaten Maluku Barat Daya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh pembina organisasi dan ditandai dengan pembacaan surat keputusan pengurus, pengucapan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara pelantikan.

 

Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum GEMA MBD terpilih, Krisandi Petrik Laurika, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang sejak proses inisiasi hingga terselenggaranya pelantikan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, khususnya teman-teman yang sejak awal menjadi inisiator pembentukan kongres hingga hari ini. Ini bukan kerja satu atau dua orang, tetapi kerja kolektif,” ujar Krisandi.

IMG 20251213 WA0017

Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum bersejarah bagi mahasiswa Maluku Barat Daya, sekaligus bukti kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan gerakan mahasiswa daerah.

“Hari ini merupakan momen bersejarah, karena kurang lebih delapan tahun GEMA MBD mengalami kevakuman. Namun hari ini, sebagai generasi penerus, kami mengambil inisiatif untuk menghidupkan kembali gerakan ini,” kata Krisandi, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPMF Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura.

 

Menurutnya, kevakuman organisasi selama bertahun-tahun merupakan sebuah kerugian besar, mengingat GEMA MBD memiliki kekuatan dan posisi tawar yang cukup disegani di tingkat Provinsi Maluku.

“Sangat disayangkan jika organisasi paguyuban yang memiliki power besar di Provinsi Maluku ini dibiarkan vakum. Padahal GEMA MBD dikenal dan disegani oleh pemerintah serta para pemangku kepentingan,” tegasnya.

 

Lebih jauh, Krisandi menekankan bahwa kebangkitan GEMA MBD bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen untuk kembali menjadi wadah perjuangan mahasiswa dan masyarakat Maluku Barat Daya, terutama dalam merespons berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah.

“Inisiatif kami menghidupkan kembali GEMA MBD adalah untuk melihat dan merespons isu-isu sosial di Maluku Barat Daya. Selama ini belum ada perantara yang secara konsisten menyuarakan keresahan masyarakat. Dengan hidupnya kembali organisasi ini, GEMA MBD akan menjadi penyambung lidah masyarakat bersama wakil rakyat dan para pemangku kebijakan di Provinsi Maluku,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Pembina GEMA MBD Samora Noach, S.P. dalam sambutannya mengapresiasi semangat mahasiswa yang berhasil menghidupkan kembali organisasi tersebut. Ia berharap GEMA MBD mampu menjadi mitra kritis pemerintah dan tetap menjaga idealisme gerakan mahasiswa.

“GEMA MBD harus hadir sebagai organisasi yang kritis, solutif, dan berpihak pada kepentingan rakyat Maluku Barat Daya. Jangan hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar bekerja dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Samora.

IMG 20251213 WA0019

Di akhir sambutannya, Krisandi menyampaikan harapan besar agar seluruh elemen, mulai dari pembina, senior, alumni, hingga mahasiswa Maluku Barat Daya, dapat memberikan dukungan penuh demi keberlangsungan organisasi ke depan.

“Harapan besar saya, dukungan dari pembina, senioritas, dan seluruh mahasiswa agar perjuangan yang katong (kita) bangun bersama ini dapat tercapai dengan baik,” tutupnya.

 

Acara pelantikan ditutup dengan yel-yel dan salam khas masyarakat Maluku Barat Daya, “Kalwedo!”, sebagai simbol persatuan dan semangat kebersamaan. (KB-AMBON)

Penulis : Melris Salmanu

Editor : Eston Halamury

Sumber Berita: https://Maluku.Newsline.id

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit
Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN
Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Narapolis Institute: Karhutla dan Kabut Asap Ancam Ketahanan Pangan dan Hasil Panen, Pemerintah Didesak Siapkan Mitigasi Ekonomi
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:48 WIT

Diduga Ada Transfer Rp75 Juta, Arsad Souwakil Desak Polda Maluku Usut Tuntas Edwin Erloit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:07 WIT

Ahas Balyo Kritik Kemenag: Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:16 WIT

KNPI Kota Ambon Desak Evaluasi Sekot Buntut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Berita Terbaru