Gubernur Maluku Tegaskan Renovasi Rumah Dinas untuk Kepentingan Negara, Bukan Pribadi

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku.newsline.id – Ambon, 24 Juni 2025.Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memberikan penjelasan kepada awak media terkait renovasi rumah dinas Gubernur Maluku yang saat ini tengah berjalan. Bertempat di Hotel Santika, Ambon, Gubernur menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari perencanaan Pemerintah Daerah, bukan keputusan pribadi dirinya ataupun Wakil Gubernur Abdulah Vanath.

“Pembangunan rumah dinas ini sudah masuk dalam rencana pemerintah daerah. Ini bukan program pribadi saya sebagai gubernur, dan tidak ada keterlibatan pribadi dalam proses maupun anggarannya,” kata Lewerissa.

Menanggapi kritik dan rumor yang menyebutkan proyek tersebut bersifat pemborosan, Gubernur memberikan respons bernuansa ringan namun bernas. “Kalau mau rumah dinas yang murah, kita bisa saja bangun pakai gaba-gaba dan tapalang, lalu kerja baku bantu gotong royong,” ujarnya sambil tersenyum dalam dialek Ambon.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rumah dinas bukan sekadar tempat tinggal kepala daerah, melainkan fasilitas negara yang merepresentasikan wajah daerah dalam konteks kedinasan dan protokoler. “Ketika Menteri Bappenas datang ke Maluku dan bertanya, ‘Pak Gubernur tinggal di mana?’ saya sampaikan bahwa saya masih tinggal di rumah pribadi karena rumah dinas sedang direnovasi. Lalu Menteri bilang, ‘Saya ingin tinggal bersama Pak Gubernur di rumah dinas supaya bisa berdiskusi langsung.’ Dari sini kita bisa melihat betapa pentingnya fungsi rumah dinas,” jelasnya.

Gubernur Lewerissa juga memastikan bahwa rumah dinas tersebut akan dijaga dan dirawat dengan baik agar menjadi warisan untuk pemimpin daerah berikutnya. “Rumah dinas ini adalah aset publik, bukan fasilitas mewah yang dinikmati pribadi. Saya akan merawatnya agar gubernur berikutnya tidak perlu lagi membuang anggaran besar untuk pemeliharaan. Ini juga simbol Maluku,” tegasnya.

Menutup pernyataan, Gubernur membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat maupun lembaga pengawas untuk melakukan audit. “Kalau ada yang merasa curiga, saya persilakan dilakukan audit investigasi. Saya terbuka sepenuhnya untuk itu, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas publik,” pungkasnya.

EDITOR | SS37
MEDIA : Maluku.Newsline.id

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029
Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku
Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka
11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela
Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur
Talut Jalan Hila–Jerusu Mudah Pecah, Warga Minta Kualitas Pekerjaan Diperiksa
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:05 WIT

Anos Yermias Pilih Fokus Jalankan Amanah DPRD Maluku hingga 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Komisi III DPRD MBD Bahas Rekrutmen Tenaga Kerja Blok Masela dengan Disnakertrans Maluku

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:21 WIT

Mahasiswa MBD Gelar Demo di Kantor Gubernur dan DPRD Maluku, Ini Tuntutan Mereka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIT

11 Paguyuban Mahasiswa MBD Kirim Surat Terbuka kepada Pemangku Kepentingan Blok Masela

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:23 WIT

Rion Adi: Kapolri Suyudi Harus Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” hingga Pelosok Indonesia Timur

Berita Terbaru