Indonesia Kutuk Keras Upaya Relokasi Paksa Warga Palestina Dari Tanah Airnya

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dukungan Indonesia untuk Palestina (Foto: Istimewah)

Dukungan Indonesia untuk Palestina (Foto: Istimewah)

JAKARTA|maluku.newsline.id — Indonesia mengutuk keras segala upaya maupun wacana untuk secara paksa merelokasi warga Palestina dari tanah airnya atau mengubah komposisi demografis wilayah Palestina yang diduduki Israel. Indonesia menilai tindakan tersebut akan menghambat tercapainya cita-cita terbentuknya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

“Tindakan semacam itu akan menghambat terwujudnya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sebagaimana dicita-citakan oleh Solusi Dua Negara berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Rabu (5/2/2025).

Kemlu RI kembali menegaskan seruannya kepada komunitas internasional untuk memastikan bahwa hukum internasional selalu dipatuhi terkait isu Palestina. Hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri serta hak dasar mereka untuk kembali ke tanah air mereka harus dijamin tanpa adanya paksaan atau perubahan paksa yang mengancam identitas dan keberlanjutan mereka sebagai bangsa.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akar Penyebab Konflik Palestina

Indonesia juga menegaskan bahwa satu-satunya jalan yang pantas bagi mewujudkan perdamaian abadi di wilayah Palestina dan kawasan Timur Tengah adalah dengan menyelesaikan akar penyebab konflik. Akar penyebab tersebut, menurut Kemlu RI, adalah aktivitas pendudukan ilegal yang dilakukan Israel atas wilayah Palestina yang berlangsung secara berkepanjangan.

Selain itu, situasi ini semakin diperburuk dengan wacana yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan rencana untuk mengambil alih Jalur Gaza. Trump mengklaim bahwa warga Gaza seharusnya tidak ingin kembali ke Gaza dan memilih untuk tinggal di tempat lain yang lebih aman dan indah. Namun, klaim tersebut dikecam sebagai upaya untuk memaksa relokasi warga Palestina ke negara lain yang dianggap tidak sah.

Pada 25 Januari 2025, Trump mengusulkan agar warga Gaza dipindahkan ke Mesir dan Yordania. Namun, usulan tersebut ditolak tegas oleh kedua negara tetangga Palestina itu. Hamas, kelompok perlawanan Palestina yang memerintah Gaza, juga mengecam usulan tersebut, dengan menyebutnya sebagai “keterlibatan AS dalam kejahatan” yang dilakukan oleh Israel.

Dengan kondisi yang semakin kompleks dan rencana yang tidak sah seperti ini, Indonesia terus menyerukan kepada dunia internasional untuk lebih tegas dalam mendukung hak rakyat Palestina dan menegakkan solusi yang adil bagi kedua pihak. Indonesia meyakini bahwa hanya dengan menghormati hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri, perdamaian yang sejati dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah dapat tercapai.(**)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan
Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Pulang ke Kuala Lumpur, JessC Tutup Tur Dunia dan Umumkan Langkah Besar 2026
Ratusan SDM Rehsos Non-P3K Kemensos Minta Keadilan Atas Pemutusan Kontrak Sepihak
Evakuasi Terkendala Medan Terjal, Puing Pesawat ATR 42 Ditemukan di Maros
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:13 WIT

Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIT

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Minggu, 19 April 2026 - 15:51 WIT

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:50 WIT

Forum Indonesia–Jepang 2026, Fokus pada Energi Terbarukan dan Iklim Investasi Kompetitif

Senin, 9 Februari 2026 - 13:07 WIT

Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa

Berita Terbaru