Jodis Rumasoal Minta Pemerintah Pulangkan Makam Raja Kastuli Nikodemus Lumatalale Dari Makam Pahlawan Surabaya Ke Maluku

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon | Maluku.Newsline.id – Tokoh adat Nuruwe Lumabotoi Alune Wemale Jodis Rumasoal SH, mendorong Pemerintah Daerah kabupaten Seram Bagian Barat, Pemerintah Provinsi Maluku dan pemerintah pusat melalui Wakil rakyat dapil Maluku untuk tokoh-tokoh pahlawan Nasional asal daerah Maluku yang di makamkan di wilayah provinsi lain untuk di pulangkan ke wilayah asalnya yaitu provinsi Maluku seperti salah satu tokoh Raja Negeri Neniari gunung sebagai pusat negeri/Negeri induk Kecamatan Taniwel, kabupaten SBB, Provinsi Maluku. Kasturi Nikodemus Lumatalale Raja Negeri Neniari/Hena Nenali Nuruwe Lumabotoi yang di sebut dengan gelar Upu Nunsoale/Rumasoal yang mempunyai strata dan mahkota tertinggi dari Nunusaku sebagai pusat peradaban.

Raja Kasturi/Kastuli Nikodemus Lumatalale Negeri Neniari yang di lahirkan Negeri Morekau 1897 meninggal pada tanggal 1 Januari 1943 benteng pandang kasturi Ambon di makamkan pahlawan Surabaya kembang kuning, beliau di eksekusi mati oleh tentara Jepang karena menjadi mata-mata tentara sekutu.

Tokoh adat Nuruwe Lumabotoi Alune, Jodis Rumasoal, mengungkapkan beberapa dokumen yang tersimpan saat para penjajah mencari para tokoh yang berpengaruh saat itu untuk menjalankan misi mereka bersama.
“Berdasarkan wasiat dan tuturan leluhur yang di jelaskan dalam surat keputusan pemerintah Indonesia dan pemerintah Belanda yang masih tersimpan rapi yang di pegan oleh keturunan di negeri Belanda dan negara Jerman tentang raja negeri Neniari yang merupakan raja yang memimpin negeri induk atau pusat negeri (Hena inai) karena pada zaman penjajah baik penjajah, Portugis, Belanda dan Jepang mereka mencari tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk kerjasama dalam melaksanakan misi mereka” ujar Rumasoal kepada media ini Selasa (11/11/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Raja Kastuli Nikodemus Lumatalale meninggal bersama 5 orang dari negeri Neniari gunung yang bernama kosia, dan 5 sampai 9 orang dari setiap Negeri di pulau Seram dan sekitarnya yang di panggil untuk di adili hukuman mati. Ada juga Ketua adat Negeri Neniari Piru Abraham Lumuly bahwa Kastuli/Kasturi yang merupakan pemimpin dari negeri Neniari gunung yang mempunyai gigi emas yang namanya di kenangkan oleh pemerintah Belanda dan Indonesia hingga sekarang di benteng pandang kasturi Taman makam pahlawan kapaha Ambon.

Rumasoal mendesak pemerintah Negeri kab SBB, pemerintah Provinsi Maluku dan pemerintah pusat melalui Wakil rakyat di Senayan perwakilan Maluku untuk dapat memperjuangkan para tokoh nasional asal Maluku.
“Hak-hak tokoh pahlawan Nasional Indonesia asal Maluku dari pulau Seram yang telah di tengelamkan harus diperjuangkan, karena pada zaman pemerintahan Belanda hak – hak Kastuli di hargai sebagai pahlawan dari Pulau Seram, Maluku yang mempunyai handel membantu tentara sekutu dan masyarakat Indonesia mengusir penjajah dari bumi Indonesia hingga merdeka pada 17 Agustus 1945” pintanya.

Pasca kemerdekaan Indonesia hak-hak Kastuli Raja hutan Upu Rumasoal Hena Nenali Nuruwe lumabotoi telah di hapus dan tidak lagi dibayar oleh negeri, keluarga dan istrinya Yakoba Salenusa, karena sudah pengalihan kekuasaan dan pemerintahan dari Belanda ke Indonesia yang di lihat dari surat keputusan tersebut baik dari pemerintah negara Belanda dan pemerintah negeri kesatuan Republik Indonesia.

Oleh sebab itu melalui media ini, Jodis Rumasoal SH dan tokoh adat bapak Abraham Lumuly mendesak pemerintah daerah dan pusat bekerja sama dengan pemerintah Surabaya untuk mengembalikan tulang belulang daripada Raja asal Pulau Seram ke makam pahlawan Kapaha Ambon.
“Pemerintah harus mengembalikan tulang belulang dari pada Raja Kastuli yang pernah di eksekusi mati oleh tentara Jepang dan di makamkan di taman makam pahlawan Surabaya kembang kuning agar segera di pulangkan ke wilayah provinsi Maluku dan di makamkan kembali di taman makam pahlawan kapaha Ambon” harapnya.

Diharapkan juga Raja Kastuli/Kasturi Nikodemus Lumatalale yang di juluki raja manue Kasturi/kastuli dengan gigi emas dapat di usulkan sebagai pahlawan Nasional asal Provinsi Maluku untuk menjadi tempat suara bagi anak cucu, karena lokasi taman makam pahlawan kapaha benteng pandang kasturi Ambon merupakan salah sejarah mengenang raja Hutan Upu Rumasoal Hena Nenali Nuruwe lumabotoi yang bernama Kasturi/Kastuli Nikodemus Lumatalale, yang sekarang lokasi tersebut adalah pandangan kasturi benteng pandang lokasi di mana batalyon brimob dan taman makam pahlawan kapaha. (EH)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ambon Naik Peringkat, Kini Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Aksi GMNI Ambon: Kejati Maluku Diminta Serius Tangani Dugaan Korupsi PT Kalwedo
Beberapa Lokasi Alami Terminasi Jaringan, Pemda MBD: Dampak Efisiensi Anggaran Pempus
Kominfo MBD Memilih Bungkam, Terkait Jaringan XL Di Desa Hila, IKHSO-Ambon: DPRD Segera Turun Tangan
Dugaan Penyimpangan Miliaran di BPKAD Ambon, JBB Maluku Ajak Aksi dan Desak Pemeriksaan Eks dan Pejabat Aktif
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:14 WIT

Ambon Naik Peringkat, Kini Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Kamis, 16 April 2026 - 14:58 WIT

Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik

Kamis, 9 April 2026 - 22:02 WIT

Aksi GMNI Ambon: Kejati Maluku Diminta Serius Tangani Dugaan Korupsi PT Kalwedo

Selasa, 7 April 2026 - 19:44 WIT

Beberapa Lokasi Alami Terminasi Jaringan, Pemda MBD: Dampak Efisiensi Anggaran Pempus

Berita Terbaru

Suko Wahyudi. Pegiat Literasi, tinggal di Yogyakarta

OPINI

Partai Politik, Oligarki, dan Rapuhnya Makna Perkaderan

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:19 WIT

Rifat, Mahasiswa Pancasarja Ilmu Politik Universitas

NASIONAL

Jurang Ekonomi Melebar di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:51 WIT