Tual | Maluku.Newsline.id – Bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, Selasa (24/2/2026) sore. Insiden tersebut mengakibatkan Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, mengalami luka akibat terkena anak panah saat memimpin langsung upaya pengamanan di lokasi kejadian.
Peristiwa itu melibatkan pemuda dari Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Fiditan Kampung Baru. Aksi saling serang menggunakan lemparan benda dan senjata tradisional membuat situasi memanas dan berpotensi meluas. Dalam upaya meredam konflik, Kapolres Tual turun ke garis terdepan untuk menenangkan massa dan menghentikan kekerasan. Namun, di tengah pendekatan persuasif tersebut, sebuah anak panah mengenai lutut kaki kirinya.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kapolres berada di barisan depan saat mencoba melerai kedua kelompok yang terlibat bentrok. Selain Kapolres, seorang pemuda berusia 19 tahun dari Fiditan Kampung Baru juga mengalami luka di bagian kaki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua korban segera dievakuasi ke RSU Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga Selasa malam, kondisi keduanya dilaporkan stabil.
Untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, Polda Maluku mengerahkan tambahan personel, termasuk dari Satuan Brimob, guna memperkuat pengamanan di sejumlah titik rawan. Aparat juga melakukan penjagaan secara proporsional demi mengantisipasi bentrokan susulan.
Kapolres Tual menegaskan komitmennya menjaga keamanan wilayah meski dalam kondisi terluka. Ia menyatakan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan aparat hadir untuk memastikan konflik tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.
Sebagai langkah lanjutan, aparat kepolisian bersama unsur TNI, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat akan memfasilitasi dialog guna mendorong rekonsiliasi antara kedua kelompok. Pendekatan musyawarah dinilai penting untuk meredam ketegangan serta mencegah konflik serupa terulang di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Fiditan dilaporkan mulai kondusif, meski aparat keamanan masih bersiaga untuk menjaga stabilitas wilayah.(*)
Penulis : SS
Editor : Melris Salmanu










