Keluarga Besar Ambalau Kota Ambon Minta Polda Maluku Tangkap Pelaku Penikaman di Kota Ambon

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Masa aksi kepung Mapolda Maluku

Foto : Masa aksi kepung Mapolda Maluku

Ambon | Maluku.Newsline.id – Puluhan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam keluarga besar Ambalau melakukan aksi demontrasi di depan Markas Besar Kepolisian Daerah Maluku, meminta Kapolda Maluku segera menangkap pelaku pembacokan seorang ibu asal Ambalau, Hawa Bahta. Aksi ini berlangsung sekitar pukul 11.20 WIT. Pantau media ini, massa aksi membawa sejumlah poster bertuliskan Kami Bersama Korban, Secepatnya Tangkap Pelaku. 

Aksi ini merupakan aksi protes penanganan kasus penikaman terhadap Hawa Bahta (54), seorang pedagang petasan di Kota Ambon, pada kamis (11/12/2025) sekitar pukul 03.30 WIT.

 

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak dari korban, Hafist Hatumena menyampaikan dengan tegas atas keresahannya terhadap insiden yang terjadi terhadap ibu kandungnya. Ia mengungkapkan ibunya hanya seorang penjual yang hanya mencari nafkah demi kebutuhan mereka.

“Beta pung mama bajual disana cuma par cari hidup” ujar Hafis dalam orasinya di depan kantor Polda Maluku.

 

Hafis hanya bisa mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak kepolisian agar insiden yang terjadi atas ibunya harus segera ditangkap pelakunya.

“Beta cuma harap kamong segera tangkap pelaku capat” pintanya.

 

Menutup orasinya, Hafis menyampaikan langsung keluhannya di depan aparat kepolisian yang sementara menjaga jalannya aksi demontrasi tersebut.

“Jadi intinya pelaku harus dapa, kalau pelaku su dapa, masalah aman” pungkasnya.

 

Aksi demontrasi pun ricuh saat masa aksi membakar ban di elan kantor Polda Maluku tersebut, namun tak lama kemudian massa aksi kembali ditenangkan oleh pihak kepolisian bersama massa aksi yang lain.

IMG 20251217 122147 scaled

Sementara itu, Jenderal Lapangan, Abas Souwakil, meminta Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease dengan tegas mencopot Kapolsek Nusaniwe karena dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai kepolisian di wilayah Sektor Nusaniwe.

“Kami menegaskan, kami minta kepada bapak Kapolres kota Ambon untuk bapak Kapolsek Nusaniwe, karena kami merasa beliau tidak becus dalam bekerja” tegas Souwakil saat diwawancarai Rabu (17/12/2025).

 

Souwakil pun kecewa atas kelalaian Kapolsek Nusaniwe pada saat melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.

“Waktu kemarin di TKP beliau cuma datang foto, ambil gambar kas naik di tiktok, sampe skarang pelaku tidak ditangkap” kesalnya.

 

Lebih lanjut, Souwakil mengatakan terhimpun informasi yang didapat dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, ciri daripada pelaku sudah diketahui namun setelah seminggu lamanya pelaku masih dalam proses penyelidikan.

“Kami ingin menyampaikan informasi bahwa dari pihak Polres katanya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku, namun sudah satu minggu sampai saat ini pelaku belum ditangkap” tambahnya.

 

Souwakil pun berkomitmen akan kembali melakukan aksi demontrasi jilid II yang akan dilakukan pada TKP.

“Kami juga menyampaikan bahwa kalau kami datang kedua kalinya kami tidak lagi disini, kami di mangga dua” katanya.

 

Ia juga berharap Kepolisian Daerah Maluku segera mengevaluasi Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease atas kinerjanya yang tidak maksimal dalam mengusut kasus terjadi di kota Ambon.

“Pihak Polda Maluku mengevaluasi kinerja Kapolres kota Ambon untuk usut tuntas masalah ini” pintanya.

IMG 20251217 130419 scaled

Seusai massa aksi menyampaikan aspirasi mereka pihak Polda Maluku langsung menemui mereka dan beberapa point tuntutan yang sudah disiapkan langsung di bacakan dan diserahkan kepada pihak Kapolda Maluku. (EH)

 

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirgahayu ke-18 Buru Selatan, KMHDI Soroti Kondisi SD Negeri Kusu-Kusu yang Belum Miliki Fasilitas Layak
IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028
KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028
Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot
Musyawarah Besar Ke-I IP2H Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Tata Organisasi Demi Masa Depan Hatumete
Lomba Tari Kreasi Budaya Maluku 2026 Jadi Ajang Unjuk Kreativitas Generasi Muda
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:09 WIT

IKPELMABATIM Ambon Buka Babak Baru, Kongres Ke-V Lahirkan Pemimpin Periode 2026–2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13 WIT

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking Blok Masela, Desak Pemerintah Prioritaskan Masyarakat Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:07 WIT

Bob Dirck Wattimury dan Levi Latupapua Terpilih Pimpin GMKI Komisariat Hukum UKIM Periode 2026-2028

Senin, 29 Juni 2026 - 16:33 WIT

Kader IMM Maluku Terlantar 2 Bulan di Jakarta Pasca-DAMNAS, Kepemimpinan DPD dan PC Ambon Disorot

Berita Terbaru