Konsolidasi BPAN Maluku Ditutup di Haruku, Perkuat Solidaritas dan Pelestarian Adat

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malteng | Maluku.Newsline.id – Kegiatan konsolidasi regional Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) wilayah Kepulauan Maluku resmi ditutup pada Kamis (30/4/2026) di Rumah Kewang, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Selasa (28/4/2026) ini diisi dengan berbagai agenda penguatan kapasitas dan refleksi gerakan pemuda adat.

Penutupan kegiatan diawali dengan sambutan dari jajaran pengurus Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Maluku dan BPAN, yang menekankan pentingnya menjaga eksistensi adat dan memperkuat peran generasi muda dalam merawat warisan leluhur.

Ketua Umum BPAN, Hero Aprila, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Negeri Haruku sebagai tuan rumah yang telah memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah, terutama ibu-ibu yang telah menyiapkan makanan dan tempat tinggal bagi peserta selama kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya generasi muda adat untuk terus menjaga dan merawat tradisi serta membangun koneksi pemikiran dengan para tetua adat.

“Kita harus lebih banyak berbicara tentang bagaimana merawat adat dan budaya, serta bagaimana generasi kita dapat terhubung dengan nilai-nilai yang diwariskan orang tua,” tambahnya.

Menurutnya, di era digital saat ini, pemuda adat perlu memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan identitas dan jati diri kepada publik luas.

“Media sosial harus menjadi ruang untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya, tanpa melupakan akar budaya yang kita miliki,” tegasnya.

IMG 20260501 WA0003

Hero juga berharap konsolidasi ini mampu memperkuat komitmen pemuda adat di Maluku dalam menjaga warisan leluhur.

“Biarlah slogan ‘katong orang sudara’ menjadi pemantik kebersamaan dan kekuatan dalam membangun solidaritas pemuda adat,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan AMAN Daerah Lease, Clif Kissya menyampaikan bahwa selama tiga hari kegiatan, para peserta mendapatkan banyak pembelajaran terkait adat dan budaya.

“Yang paling penting, kita memiliki tanah dan kampung yang memberi kehidupan bagi kita. Itu harus dijaga,” ungkapnya.

Ketua AMAN Maluku, Lenny Patty, yang sekaligus menutup kegiatan tersebut, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan semangat gerakan sebagai aksi nyata.

“Bangkit, bersatu, bergerak, dan mengurus wilayah adat. Semoga ini bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan,” tegasnya saat menutup kegiatan.IMG 20260501 WA0004

Sebagai penutup, kegiatan dirangkaikan dengan pentas budaya yang menampilkan tarian Toki Gaba-gaba oleh pengurus Kampung BPAN Haruku dan Samet. Acara juga diisi dengan pembacaan puisi oleh Moses Serihollo dari BPAN Nuduwasiwa serta Eston Halamury dari Pengurus Wilayah BPAN Maluku.

Konsolidasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan, solidaritas, serta peran strategis pemuda adat dalam menjaga dan mengelola wilayah adat di Maluku.

Penulis : EH

Editor : KB Ambon

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas, Pemda didesak Perhatikan Guru Honorer di Pegunungan Seram Utara
Gema Penu Setara Gelar Takilele dan Salurkan Bantuan Pendidikan di SD Negeri 344 Maluku Tengah
Masyarakat Adat Negeri Seti Gelar Sasi Adat, Tolak Pematokan HPT di Wilayah Petuanan Nusa Folla
Aliansi Pemuda Seti Desak Raja Segera Surati BPKH dan Gelar Sasi Adat di Hutan Petuanan
GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Masyarakat Adat Negeri Kanike Tolak Pemasangan Pal Batas Taman Nasional Manusela di Tanah Adat
Aliansi Pemuda Seti Kecam Pihak Kehutanan, Dugaan Penyerobotan Lahan di Hutan Adat Negeri Seti
Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:13 WIT

Pendidikan Wilayah 3T Harus Jadi Prioritas, Pemda didesak Perhatikan Guru Honorer di Pegunungan Seram Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 15:58 WIT

Gema Penu Setara Gelar Takilele dan Salurkan Bantuan Pendidikan di SD Negeri 344 Maluku Tengah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:56 WIT

Masyarakat Adat Negeri Seti Gelar Sasi Adat, Tolak Pematokan HPT di Wilayah Petuanan Nusa Folla

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:24 WIT

Aliansi Pemuda Seti Desak Raja Segera Surati BPKH dan Gelar Sasi Adat di Hutan Petuanan

Senin, 13 Juli 2026 - 13:10 WIT

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal

Berita Terbaru