Ambon | Maluku.Newsline.id – Sebuah longboat yang mengangkut 17 penumpang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan Tanjung Serbat, Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (26/1/2026). Seluruh penumpang berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.
Longboat tersebut diketahui bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Pulau Kei Kecil. Namun di tengah perjalanan, mesin kapal mengalami gangguan sehingga longboat tidak dapat melanjutkan pelayaran dan terombang-ambing di perairan tersebut.
Informasi kondisi membahayakan jiwa manusia itu diterima Koordinator Pos SAR Tual sekitar pukul 15.05 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Tual bersama unsur SAR Gabungan langsung mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°30’26.06″S – 132°48’12.67″E, atau sekitar 8,6 nautical mile dari Pos SAR Tual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan tim bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Setelah menerima informasi, Tim SAR Gabungan kami kerahkan pada pukul 15.20 WIT. Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.45 WIT, longboat berhasil ditemukan dan seluruh penumpang dalam keadaan selamat,” ujar Arafah.
Ia menambahkan, seluruh korban kemudian dievakuasi ke Kota Tual dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
“Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan telah diserahkan kepada keluarga,” tambahnya.
Adapun 17 penumpang yang berada di dalam longboat tersebut terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak dan bayi, yakni Petronela Yamtel (28), Welmina (30), Amalia (54), Elizabet Elruat (45), Alexendrina (10), Melati Eluar (8), Anak Nengsi T. (9), Yulianus Seluar (15), Moricius Elluar (15), Martence R. (25), Inusensius Rahakorat (32), Kostantinus Elluar (50), Yusuf Eluar (54), Icak Elluar (53), Zidon R. (5), Andreas Elhuar (2), serta Leonardus Rahakorat (7 bulan).
Dalam operasi tersebut, unsur SAR yang terlibat meliputi Rescuer Pos SAR Tual, Lanal Tual, Polair Polres Tual, Bakamla Tual, serta keluarga korban. Sementara alut yang digunakan berupa satu unit RIB milik Pos SAR Tual.
Proses pencarian dan evakuasi berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah hingga berawan, kecepatan angin barat laut 9–24 knot, serta tinggi gelombang rendah berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasinya. (EH)
Editor : Eston Halamury











