Majelis Taklim Nurul Huda Depur Antusias Ikuti Agenda Hari Kedua MUBES ke IX di Desa Mastur

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mastur Raya| Maluku.Newline.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) ke IX Majelis Taklim di Desa Mastur Raya, Kecamatan Kei Besar, pada Minggu 19 Oktober 2025, berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan yang telah memasuki hari kedua ini menjadi momentum penting bagi para peserta dalam memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat kegiatan keagamaan yang aktif, profesional, dan berdaya guna di tengah masyarakat.

Agenda hari kedua dimulai pada pukul 16.00 WIT dengan pelaksanaan salat Asar berjamaah. Seusai ibadah, peserta menikmati waktu istirahat sambil menikmati snack yang disediakan panitia. Suasana keakraban terlihat jelas ketika para anggota dari berbagai majelis taklim saling berinteraksi dan berbagi pengalaman mengenai kegiatan keagamaan di wilayah masing-masing.

Memasuki pukul 16.20 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan Materi VI bertema “Jadikan Majelis Taklim Sebagai Pusat Kegiatan Keagamaan yang Aktif dan Profesional.” Materi inspiratif ini disampaikan oleh Ustadz Muchlis Azhari Rahayaan, S.Sos., seorang dai muda yang dikenal aktif dalam pembinaan majelis taklim di kawasan Maluku Tenggara.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Ustadz Muchlis menegaskan pentingnya peran majelis taklim dalam membangun karakter umat Islam yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Ia juga menekankan bahwa majelis taklim harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan diminati oleh generasi muda.

“Majelis taklim bukan hanya tempat untuk belajar agama, tetapi juga pusat penggerak kegiatan sosial dan dakwah yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujar Ustadz Muchlis Azhari di hadapan peserta MUBES ke IX. Pernyataan itu mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir di aula pertemuan Desa Mastur Raya.

Setelah penyampaian materi utama, acara dilanjutkan dengan sesi lanjutan yang dipandu oleh Fatihah Rahakbaw. Dalam paparannya, ia mengajak seluruh anggota majelis taklim untuk lebih profesional dalam mengelola kegiatan keagamaan dan administrasi organisasi. Menurutnya, majelis taklim yang teratur dan terencana dengan baik akan lebih mudah berkembang dan berdaya guna bagi umat.

Ketua Majelis Taklim Nurul Huda Desa Depur, Ibu Sri Odar, turut menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan MUBES ke IX tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting sebagai ajang pembelajaran dan peningkatan kapasitas bagi para anggota majelis taklim, khususnya kaum perempuan di wilayah Kei Besar.

“Alhamdulillah, kami dari Majelis Taklim Nurul Huda Depur sangat bersyukur bisa berpartisipasi dalam MUBES ini. Kegiatan seperti ini membuka wawasan dan memperkuat semangat dakwah bagi kami semua,” ujar Sri Odar kepada Maluku.Newline.id.

Adapun anggota Majelis Taklim Nurul Huda Desa Depur yang turut hadir dalam kegiatan hari kedua ini antara lain Reni Baranratut, Boyleka Serang, Adinda Serang, Ati Serang, Mayang Sari Lakuy, Ria Bugis, Melisa Serang, Nyai Serang, Wulandari Hitimalah, Pingki Lakuy, Bela Rumra, Nur Namsa, Saoda Rumra, dan Erlinda Latar.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata semangat dan komitmen Majelis Taklim Nurul Huda dalam memperkuat peran perempuan di bidang keagamaan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga aktif mengikuti diskusi, tanya jawab, dan berbagi pandangan mengenai pengembangan program majelis taklim di daerah masing-masing.

Selain memperdalam ilmu keagamaan, MUBES ke IX ini juga mempererat tali silaturahmi antar-majelis taklim di wilayah Kei Besar. Para peserta saling bertukar ide mengenai pengelolaan organisasi, strategi dakwah, dan kegiatan sosial yang dapat diterapkan di lingkungan mereka.

Menjelang waktu Magrib, seluruh peserta menutup kegiatan dengan doa bersama, memohon agar seluruh hasil musyawarah dan materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi umat. Suasana khidmat dan haru menyelimuti akhir kegiatan hari kedua tersebut.

Dengan terselenggaranya agenda MUBES ke IX ini, diharapkan seluruh majelis taklim, khususnya Majelis Taklim Nurul Huda Desa Depur, dapat terus berperan aktif dalam pembangunan spiritual dan sosial masyarakat. Perempuan sebagai pilar keluarga dan bangsa diharapkan mampu menjadi penggerak dakwah yang membawa kesejukan dan kemajuan bagi umat.(SS37)

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi
BEM Unidar Ambon Tolak Pembongkaran Masjid Al-Ma’ruf, Sebut Langgar Aturan dan Hak Beribadah
Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani
Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi
Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Maluku Tengah Viral di Facebook, Keluarga Minta Pemulihan Nama Baik
Ridwan Umachina: Pers adalah Pilar Bangsa
Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:32 WIT

SMIT Kecam Kriminalisasi Warga Adat Halmahera Utara, Nilai Negara Lebih Lindungi Investasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:51 WIT

BEM Unidar Ambon Tolak Pembongkaran Masjid Al-Ma’ruf, Sebut Langgar Aturan dan Hak Beribadah

Selasa, 28 April 2026 - 19:32 WIT

Potensi Besar, Akses Terbatas: Warga Taniwel Timur Harap Perbaikan Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIT

Sorotan Anggaran TP PKK SBB, Aldi: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Jumat, 17 April 2026 - 06:54 WIT

Salah Tangkap Victor Parera, Polisi Minta Maaf, Publik Pertanyakan Sikap Resmi Institusi

Berita Terbaru