Pasangan NK-STA Walk Out dari Debat, Ini Alasannya

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotamobagu,maluku.newsline.id– Debat ketiga Pemilihan Walikota dan wakil walikota Kotamobagu yang berlangsung pada, Sabtu Sore (16/11/2024) di gedung DPRD Kota Kotamobagu, berakhir dengan ketegangan setelah Pasangan Calon (Paslon) NK-STA memutuskan untuk walk out.

Keputusan ini menarik perhatian publik dan mengundang kritik tajam terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, yang dinilai gagal mengendalikan jalannya debat.

Debat dengan tema “ sinergitas pembangunan daerah dalam memperkokoh NKRI berdasarkan kebangsaan” awalnya diharapkan menjadi ajang bagi masyarakat untuk menilai visi-misi dan program kerja ketiga paslon.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasangan calon Nayodo Kurnianwan – Sri tanti angkara (dikenal sebagai NK-STA) membuka debat dengan memaparkan visi  misi melalui visualisasi.

Ketegangan mulai terlihat ketika Nayodo tidak di dampingi calon walikota STA menyampaikan kritikan kepada bawaslu dan KPU kotamobagu terkait surat protes Paslon NK -STA tidak di tanggapi dan merasa KPU tidak netral.

Nayodo mengungkapkan ketidakpuasannya pada acara tersebut. Pasalnya, ia merasa diposisikan dalam keadaan tidak setara dengan pasangan calon lainnya, terutama dalam hal penempatan posisi podium yang diberikan oleh KPU.

Nayodo dan timnya ditempatkan di posisi paling belakang, sementara pasangan calon lain mendapat tempat yang lebih strategis di depan.

Menurut Nayodo, tindakan ini jelas merupakan bentuk diskriminasi yang tidak bisa diterima, terutama dalam sebuah acara yang seharusnya memperlakukan semua pasangan calon secara adil dan setara.

“Kami datang ke sini untuk berdiskusi secara terbuka dengan masyarakat, tapi kami merasa sudah diperlakukan tidak adil sejak awal. Penempatan posisi yang sangat belakang ini seakan-akan ingin membungkam suara kami,” ujar Nayodo dengan nada tegas.

Penulis : Ronniy Bonde

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gejolak di Waemasing: Reaktivasi Mantan Penjabat Desa Picu Protes Warga
Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata
DPP GMNI Dorong Indonesia Jadi Mediator Ketegangan Nuklir Global Pasca Berakhirnya Perjanjian AS–Rusia
PDIP Maluku Tegaskan Disiplin Ideologi dan Semangat Samudra
Polda Metro Jaya Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Saadiah Uluputty Pimpin Penanaman Pohon Bersama BKM dan Warga Maluku Tengah
Saadiah Ulupuuty Dorong Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Maluku
Rocky Gerung Ramal Prabowo-Gibran Hanya Satu Periode, Dedi Mulyadi Disebut Figur Potensial Pengganti
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 11:48 WIT

Gejolak di Waemasing: Reaktivasi Mantan Penjabat Desa Picu Protes Warga

Senin, 9 Februari 2026 - 10:28 WIT

Tepi Negeri, Ridwan Hidayatullah Umachina SH, Menyatukan Politik, Iman, dan Kerja Nyata

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:27 WIT

DPP GMNI Dorong Indonesia Jadi Mediator Ketegangan Nuklir Global Pasca Berakhirnya Perjanjian AS–Rusia

Senin, 3 November 2025 - 06:42 WIT

PDIP Maluku Tegaskan Disiplin Ideologi dan Semangat Samudra

Minggu, 2 November 2025 - 06:23 WIT

Polda Metro Jaya Siap Gelar Perkara Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terbaru