“PKS Konsolidasi Nasional Lewat Munas VI: Dari Pusat Hingga Daerah Satukan Visi”

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Propinsi Maluku-Tual | Maluku.Newsline.id, Minggu, 28 September 2025, Bismillah, Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan diselenggarakan pada 28–29 September 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kebersamaan dalam membangun bangsa. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat, perwakilan wilayah, serta kader dari berbagai daerah, termasuk Maluku dan Kota Tual. Munas kali ini tidak hanya dirancang sebagai forum konsolidasi, tetapi juga sebagai ruang strategis untuk merumuskan arah perjuangan partai ke depan, dengan menekankan nilai persatuan, keadilan, dan keberpihakan pada rakyat.

Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman, Ph.D., menegaskan bahwa Munas VI bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan panggilan sejarah bagi kader PKS untuk memperkuat langkah partai. “PKS harus terus hadir di tengah rakyat dengan solusi nyata. Kita ingin meneguhkan semangat persaudaraan dan menjadikan forum ini sebagai wadah lahirnya gagasan besar demi kemajuan bangsa,” ujarnya saat memberikan pernyataan menjelang pembukaan Munas.

Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si., juga menyampaikan pandangannya mengenai arti penting Munas VI. Menurutnya, forum ini akan mempertegas komitmen partai dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. “PKS ingin membuktikan bahwa perubahan bukan sekadar slogan, melainkan perjuangan kolektif. Melalui Munas ini, kita akan memperkuat konsolidasi kader, merumuskan strategi politik yang pro-rakyat, serta memastikan PKS tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan sosial,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, dari wilayah Maluku, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Tual yang juga Wakil Wali Kota Tual, H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si., menilai bahwa Munas VI akan memberikan energi positif bagi kader di daerah. “Kader PKS di Tual dan Maluku siap berkontribusi aktif. Kami membawa aspirasi masyarakat pesisir, nelayan, dan kaum kecil yang harus menjadi perhatian serius dalam kebijakan partai. Munas ini menjadi wadah menyampaikan suara daerah agar terakomodasi dalam strategi nasional,” katanya dengan penuh optimisme.

Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Tual, Selamet Ohoirenan, juga memberikan penegasan bahwa konsolidasi di tingkat lokal sejalan dengan spirit nasional Munas. “Kami di daerah melihat Munas VI sebagai penguatan moral dan arah perjuangan. PKS Tual siap menindaklanjuti hasil Munas agar lebih dekat dengan masyarakat, terutama dalam isu pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan pelayanan sosial,” jelasnya. Menurutnya, Munas ini bukan sekadar agenda elit, tetapi juga harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat di akar rumput.

Di sisi lain, Munas VI PKS juga dirancang sebagai forum demokratis di mana seluruh kader dapat menyampaikan masukan, pandangan, dan rekomendasi. Dengan begitu, keputusan yang dihasilkan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga mencerminkan kehendak kolektif dari seluruh perwakilan daerah. Pola ini menunjukkan bahwa PKS ingin tetap menjaga keterbukaan sekaligus mengakar pada aspirasi rakyat yang beragam.

PKS menegaskan bahwa arah perjuangan partai ke depan adalah memperkuat fondasi demokrasi, memperjuangkan kesejahteraan rakyat, serta menjaga persatuan nasional di tengah perbedaan. Hal ini sejalan dengan komitmen partai untuk mengedepankan politik yang santun, berorientasi pada solusi, dan konsisten membela kepentingan publik. Dengan begitu, Munas VI diharapkan melahirkan keputusan yang tidak hanya bermanfaat bagi internal partai, tetapi juga bagi seluruh bangsa.

Dari forum besar ini, partai juga menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal aspirasi rakyat. Sohibul Iman mengingatkan bahwa keberhasilan partai tidak hanya diukur dari kemenangan politik, tetapi dari sejauh mana PKS mampu menghadirkan kebijakan yang nyata dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap kader memiliki tanggung jawab moral untuk menjadikan partai sebagai wadah perjuangan rakyat.

Almuzzammil Yusuf menambahkan bahwa PKS harus tetap menjadi partai yang visioner. “Tantangan ke depan semakin berat, mulai dari krisis ekonomi global, perubahan iklim, hingga problem kesenjangan sosial. PKS harus hadir dengan gagasan besar, namun tetap membumi dengan program-program nyata. Kita ingin menunjukkan bahwa politik bisa dijalankan dengan penuh etika, keadilan, dan persaudaraan,” ujarnya.

Di tingkat lokal, Amir Rumra menekankan bahwa PKS di Tual akan menjadikan hasil Munas sebagai pedoman untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap agar kebijakan nasional yang dirumuskan dalam Munas dapat diterjemahkan dalam bentuk program konkret di daerah, seperti pemberdayaan nelayan, peningkatan akses pendidikan, dan dukungan bagi usaha kecil. “Kami ingin rakyat merasakan kehadiran PKS bukan hanya saat pemilu, tetapi setiap saat,” ujarnya.

Selamet Ohoirenan juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, partai politik hanya akan bertahan jika mampu menjaga integritas dan memberikan manfaat nyata. “PKS harus menjaga kepercayaan masyarakat dengan tetap konsisten mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Itu pesan moral yang kami bawa dari daerah untuk disuarakan di Munas VI ini,” tuturnya.

Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, Munas VI PKS diyakini akan melahirkan keputusan penting yang memperkuat posisi partai di kancah nasional. Dari langkah awal ini, PKS yakin akan melangkah lebih pasti, lebih kuat, dan lebih bermakna bagi umat, bangsa, dan negara. Munas ini bukan hanya pertemuan seremonial, melainkan panggilan perjuangan untuk menghadirkan perubahan yang nyata demi Indonesia yang lebih baik.

Editor : S.Serang
Peliputan: Ichal Wandan

Follow WhatsApp Channel maluku.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMA MBD Dukung Groundbreaking Blok Masela, Siap Kawal Hak Masyarakat Lokal
Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat
Sambut Verifikasi Parpol 2027, DPD Partai Gema Bangsa Buru Selatan Gelar Konsolidasi di 6 Kecamatan
Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh
Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMPN 05 Ambalau Jadi Sorotan Publik
Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Jejak Welem Porumau: Dari Kampus di Ambon hingga Panggung Google Indonesia
Polemik Upah Proyek Pustu Oirleli di MBD, Pekerja: Tidak di Bayar Maka Akan di Jual Bagunan Ini
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 02:06 WIT

Gempa Magnitudo 2,6 Guncang Perairan Seram Bagian Barat

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:14 WIT

Sambut Verifikasi Parpol 2027, DPD Partai Gema Bangsa Buru Selatan Gelar Konsolidasi di 6 Kecamatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:59 WIT

Jam Belajar Siswa di Aru Dihentikan Saat Hujan, Guru Kuatir Sekolah Roboh

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:47 WIT

Dugaan Pungli Tunjangan Guru di SMPN 05 Ambalau Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:11 WIT

Speedboat Rute Sinairusi -Tepa Tenggelam, 7 Penumpang Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru